Satu Unit Rumah Porak Porada Ditimpa Senderan Longsor

RUSAK. Satu unit rumah di Dusun Kalikutho Candimulyo Kertek rusak berat, menyusul ambrolnya senderan setinggi 5 meter panjang 50

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Satu unit rumah di Dusun Kalikutho Candimulyo Kertek rusak berat, menyusul ambrolnya senderan setinggi 5 meter panjang 50. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pemilik rumah terpaksa diungsikan.

“Satu unit rumah di Kalikutho Candimulyo rusak berat. Kejadian malam hari, tidak ada korban, ” ungkap Camat Kertek, M Said, kemarin.

Menurutnya, tanah longsor terjadi pada pukul 19.00 WIB, di RT 22 Dusun Kalikuto Desa Candimulyo Kertek, menimpa rumah milik Amidi (50) .Kondisi rumah rusak berat, bahkan separuh rumah porak poranda.

“Sementara keluarga korban mengungsi ke rumah tetangga,” katanya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan koodinasi dengan pihak terkait, sebab kondisi senderan cukup tinggi dan panjang. Jika hujan deras kembali turun dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Candimulyo Kertek, Heri mengatakan, kondisi rumah korban rusak parah. Kejadian terjadi pada selasa malam. Posisi rumah berada di bawah senderan jalan setinggi 5 meter.

“Longsor itu terjadi saat hujan deras mengguyur desa Candimulyo, malam hari, pemilik rumah langsung di ungsikan, ” ucapnya.

Menurutnya, setelah kejadian, pemerintah desa tidak melakukan monitoring langsung. Bahkan warga dilarang mendekat ke lokasi longsor.

“Karena waktu kejadian malam hari, hujan lebat dan listrik padam. Kami larang warga mendekat, antisipasi terjadi longsor susulan,” ucapnya.

Pemerintah desa baru bergerak melakukan pantauan pada pagi harinya dan menggelar gotong royong.

“Longsor selain merusak rumah juga menutup jalan antar dusun. Sehingga jalan tidak bisa dilalui kendaraan baik roda maupun roda 4,” pungkasnya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Imbas Covid-19, Pendapatan Daerah Wonosobo Diestimasikan Turun Rp15 Miliar