Satpol PP Patroli Covid-19, Tiga Tempat Karaoke Bandel Ditindak

Foto: TEGUR. Petugas Satpol PP Damkar menegur pemilik dan pengunjung di sejumlah tempat karaoke yang nekat buka selama masa tanggap darurat Covid-19, 
Foto: TEGUR. Petugas Satpol PP Damkar menegur pemilik dan pengunjung di sejumlah tempat karaoke yang nekat buka selama masa tanggap darurat Covid-19, 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO– Sejumlah tempat tempat karaoke masih bandel dan nekat beroperasi meski telah ada himbauan untuk tutup selama masa Tanggap Darurat Covid-19. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten  Purworejo yang beberapa hari terakhir melakukan patroli Covid-19 bakal memanggil para pemilik karaoke tersebut.

Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo SSos MSi saat dikonfirmasi bersama Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Endang Muryani SE, menyatakan bahwa pihaknya telah aktif melakukan sosialisasi dan patroli selama masa Tanggap Darurat Covid ini. Patroli terbaru dilakukan pada Senin (13/4) malam menyasar café-café, angkringan, dan 9 tempat karaoke yang berpotensi menimbulkan kerumunan warga.

“Sosialisasi kami lakukan tidak pandang bulu, ini demi memutus rantai penyebaran Virus Corona sesuai himbauan pemerintah,” katanya, Kamis (16/4).

Dalam patroli yang dilakukan sejak pukul 21.00 hingga 02.30 WIB, petugas mendapati sedikitnya 3 tempat karaoke  masih buka dan penuh pengunjung. Ketiganya yakni “Karaoke Queen” di Desa Seren atau depan Taman Makam Pahlawan Projo Handoko Loyo, Karaoke “Zamrud Katulistiwa” di Desa Purwosari Kecamatan Purwodadi, serta “Café Octopus dan Karaoke” di Desa Keduren Purwodadi.

Di sejumlah tempat karaoke tersebut, petugas juga berhasil menyita puluhan botol minuman keras di gudang karaoke dan milik pengunjung.

“Kami sangat menyayangkan dari 9 tempat karaoke yang kami datangi, 3 diantaranya  masih buka dan banyak pengunjung. Padahal sejak awal kami selalu memberikan sosialisasi, himbaun dan tindakan penutupan langsung dari Polres Purworejo juga sudah dilakukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Endang Muryani menegaskan bahwa patroli Covid-19 rutin dilakukan sesuai dengan anjuran Bupati Purworejo dan surat edaran Gubernur Jawa Tengah. Terhadap 3 karaoke yang masih buka tersebut, pihaknya akan memanggil para pemilik untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

“Saat patroli juga langsung kami beri sosialisasi kepada pemilik dan pengunjung. Selain pembinaan, untuk pengawasan selanjutnya juga akan kami komunikasikan dengan dinas-dinas terkait, seperti Dinparbud, Dinas KUKMP, dan Dinperinaker,” tegasnya. (top)