Sandiaga Uno: Pasar Papringan Temanggung Model Baru Dunia Pariwisata

JAJAN. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memborong jajanan di Pasar Papringan Desa Ngadiprono Kedu, Minggu (13/3).(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
JAJAN. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memborong jajanan di Pasar Papringan Desa Ngadiprono Kedu, Minggu (13/3).(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pasar Papringan di Desa Ngadiprono Kecamatan Kedu, menjadi salah satu pasar yang inovasi dan kreatif, sehingga mampu mendatangkan ribuan pengunjung saat pasar dibuka.

“Saya dapat laporan dari pengelola Pasar Papringan ini, saat dibuka paling tidak ada 4.000 pengunjung,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Pasar Papringan, Minggu (13/3).

Ia mengatakan, Pasar Papringan ini bisa menjadi salah satu model tatanan baru dalam dunia pariwisata. Masyarakat memanfaatkan kebun bambu yang ada sebagai daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

“Kebun bambu biasanya ada di belakang rumah, sebagai tempat pembuangan limbah, tempatnya gelap. Tapi kali ini kebun bambu disulap menjadi salah satu destinasi wisata yang membuka peluang baru usaha dan lapangan kerja,” katanya.

Dikatakan, Temanggung menjadi episentrum dari event-event yang akan diselenggarkan berkaitan dengan kebangkitan perekonomian di masa pandemi Covid-19

“Kopi Temangung juga menjadi salah satu daya tarik bagi Temanggung,” katanya.

Sementara itu salah satu pedagang di pasar setempat Siti menuturkan, sejak pandemi Covid-19, Pasar Papringan baru dibuka dua kali ini, setiap kali dibuka bisa dipastikan ramai pengunjung.

“Tidak dibuka setiap hari Minggu, namun hanya hari Minggu Pon dan Minggu Wage saja,” tuturnya.

Menurutnya, rata-rata pengunjung yang datang adalah masyarakat dari luar daerah seperti Magelang, Sukorejo, Jogjakarta, Semarang dan daerah lainnya. Bahkan saat sebelum pandemi banyak pengunjung yang datang dari luar negeri.

“Alhamdulillah dagangan saya selalu habis, setidaknya bisa membantu perekonomian masyarakat,” tutur Siti.

Ia mengaku, kedatangan Menteri Sandiaga Uno kali sangat dinanti masyarakat, biasanya pengunjung sudah mulai sepi saat pukul 11.00, namun saat ini sampai pukul 12.00 masih ramai. (set)