Salurkan Bansos, Kodim 0707/Wonosobo Bagikan 20 Ton Beras

BERAS. Kodim 0707/Wonosobo menyalurkan beras sebanyak 20 ton kepada masyarakat secara langsung ke sasaran.
BERAS. Kodim 0707/Wonosobo menyalurkan beras sebanyak 20 ton kepada masyarakat secara langsung ke sasaran.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, pemerintah mengeluarkan banyak bantuan. Salah satunya adalah beras.  Penyaluran beras ini melibatkan TNI dan Polri.  Seperti saat ini Kodim 0707/Wonosobo menyalurkan beras sebanyak 20 ton kepada masyarakat secara langsung ke sasaran.

“Para penerima bantuan beras tersebut merupakan masyarakat yang sudah didata Babinsa dengan berkoordinasi Dinas Sosial dan pemerintah desa setempat, sehingga diharapkan tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat.

Menurutnya, Kodim membagikan beras sebanyak 20 ton. Beras tersebut didistribusikan ke 15 koramil dan dari koramil melalui babinsa diberikan ke masyarakat. Dalam penyalurannya agar para babinsa langsung memberikan ke rumah – rumah dengan tujuan menghindari kerumunan.

Dia berharap, bantuan  beras tersebut bisa meringankan beban masyarakat dan bisa memenuhi kebutuhan pokok, terutama di bidang pangan di masa pandemi covid-19 ini. Bantuan tersebut tepat sasaran, dan merupakan warga kurang mampu yang belum mendapatkan bantuan dari pihak lain sehingga pembagian bantuan akan merata.

Pada kesempatan itu, Dandim berharap kepada seluruh babinsa untuk tetap menyosialisasikan protokol kesehatan bagi seluruh masyarakat di wilayah binaannya masing-masing.

“Jangan bosan-bosan untuk mengajak masyarakat selalu menaati protokol kesehatan dengan melakukan 5 M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas diluar rumah. Meski tidak bisa seratus persen, namun kami harapkan bisa sedikit membantu warga yang membutuhkan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala  Dinsos PMD Wonosobo, Dra Harti MM menyebutkan, sejumlah program bantuan untuk warga terdampak pandemi akan segera di salurkan, program tersebut meliputi program dan non reguler. Untuk program reguler  seperti PKH yang menyasar 44.449 dengan nominal variatif per keluarga, keluarga diberikan 3 bulan sekali dalam bentuk uang tunai kemudian bantuan sembako senilai Rp 200.000 per keluarga untuk 60.690 KK, serta BST Pandemi COVID-19 untuk 18.708 KK dengan nominal Rp 300.000,- per bulan.

Artikel Menarik Lainnya :  Ratusan Pelaku Seni Budaya Sudah Divaksin, Bupati Temanggung : Hajatan dan Kesenian Bisa Kembali Digelar

“Masih ada pula BLT DD yang disalurkan melalui Bank Wonosobo dengan sasaran mencapai 3.294 KK tetap diberikan secara rutin,” ucapnya.

Sementara untuk bansos non reguler yang akan diberikan oleh Kementerian Sosial dalam bentuk beras. Pihaknya  menyebutkan ada Bansos Beras PPKM per paket 10 Kilogram untuk 77.840 KK, kemudian Bansos Beras PPKM dari TNI-Polri, per paket 5 Kilogram untuk 6.500 KK, plus Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk 9.200 Kepala Keluarga.

Di luar itu, masih ada bantuan-bantuan lain yang diberikan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN-BUMD. Pihak Dinsos PMD Kabupaten Wonosobo, akan menggunakan DTKS sesuai UU Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin sebagai dasar pemadanan (sinkronisasi) data. (gus)