Saling Ejek, Dua Pemuda Jadi Korban Pembacokan

PEMBACOKAN. Dua pesepeda alami pembacokan pada Kamis (7/5) 02.30 WIB dini hari di sekitar RSPD Muntilan.
PEMBACOKAN. Dua pesepeda alami pembacokan pada Kamis (7/5) 02.30 WIB dini hari di sekitar RSPD Muntilan.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Dua remaja menjadi korban pembacokan di Jalan Pemuda Barat Muntilan. Tepatnya di depan Radio Gemilang/RSPD, Kamis (7/5) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Atas kejadian tersebut korban RFM (24) dan AR (19), warga Gunungpring Muntilan mengalami luka luka di bagian kepala. Atas insiden itu mereka dirawat di RSU Muntilan.

Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto membenarkan kejadian tersebut.  Berdasarkan keterangan di lapangan, saat rombongan pelaku, lima orang, bersepeda menuju ke Bambu Runcing. Sesampainya di lokasi diteriaki grombolan pesepeda kurang lainnya lebih 10 orang yang nongkrong di pinggir jalan sambil mengacung ngaacungkan senjata tajam.

“Selanjutnya pelaku dan temanya balik mendekat ke robongan tersebut. Kemudian korban inisial RFM ditarik langsung dianiayaan menggunakan sajam, dan temannya inisial AR juga terkena sabetan senjata tajam,” terang AKP Mudiyanto,SH.

Untuk kasus ini Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan beberapa saksi guna mengetahui pelaku dan motifnya. Berdasarkan keterangan korban kedua kelompok tersebut tidak saling mengenal.

Sementara Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santosa  mengatakan untuk kejadian penganiayaan tersebut motifnya saling ejek sehingga terjadi penganiayaan.

“Maka saya menghimbau kepada pemuda dan remaja agar jangan dulu berkumpul / berkerumun karena penularan corona masih relatif tinggi. Jangan lagi ada balapan liar, hindari nongkrong beramai ramai serta selalu menjaga protokol kesehatan,” tegas Pungky.

Berkaitan dengan kejadian penganiayaan tersebut jajaran Polres Magelang akan bersikap sangat tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan.

“Kami tidak main-main untuk membersihkan kejahatan jalanan di Magelang,” pungkas Pungky.(cha).