SAKIP Dapat B, Walikota Magelang : “Tidak Apa-apa, 2022 Kita Coba Lagi”

SAKIP. Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz saat mengumumkan kepada jajarannya usai menerima predikat B SAKIP 2021, di Ruang Adipura Kencana, kemarin.( foto : wiwid arif/magelang ekspres)
SAKIP. Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz saat mengumumkan kepada jajarannya usai menerima predikat B SAKIP 2021, di Ruang Adipura Kencana, kemarin.( foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kota Magelang berhasil mempertahankan predikat B hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi, Kabupaten, dan Kota tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, perolehan ini menjadi pemacu semangat seluruh jajarannya agar senantiasa meningkatkan pelayanan publik. Meski raihan ini belum sesuai target, yakni memperoleh nilai BB, dirinya meminta jajarannya untuk tetap semangat dan saling mendukung.

”Tidak apa-apa belum sesuai target dapat BB. Nilai itu proses, yang penting kita berusaha. Tahun 2022 ini kita coba lagi. Tetap guyup rukun, kita kompak lagi, saling sokong dan mendorong antar-komponen,” katanya.

Menurut dia, memperoleh predikat SAKIP dengan nilai tinggi memang tidak mudah karena harus menyambungkan program saat ini dengan sebelumnya. Hasil SAKIP 2021 ini menjadi momentum Pemkot Magelang introspeksi dan memperbaiki diri.

”Jangan putus asa, kinerja kita sudah baik. Harapan kita ke depan menjadi sangat baik. Kita pertahankan Kota Magelang yang bersih, dan rapi,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Magelang, Taufiq Nurbakin menjelaskan hasil SAKIP Kota Magelang sudah mendapat apresiasi dari KemenPANRB, terkait pemenuhan dokumen secara kualitas dan kuantitas. Akan tetapi, optimalisasi aplikasi masih dinilai kurang.

Aplikasi yang dimaksud, kata dia, harus terintegrasi mulai dari perencanaan, evaluasi sampai pelaporan. Selain itu, aplikasi ini juga sudah dimanfaatkan oleh seluruh komponen Pemkot Magelang.

”Kota Magelang sudah punya Smart Magelang, sudah berjalan, tapi belum optimal. Harapannya 2022 ini bisa optimal, dan ke depan predikat SAKIP kita bisa meningkat,” ujar TaufiqUntuk diketahui, penyerahan hasil evaluasi yang bernama SAKIP & RB AWARD 2021 dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada instansi pemerintah yang telah mampu menunjukkan berbagai perubahan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahannya.

Adapun acara SAKIP & RB AWARD 2021 digelar secara daring dan luring, Selasa (5/4). Sebanyak 44 perwakilan dari instansi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota akan menerima penghargaan secara langsung.

Deputi bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto memaparkan, kegiatan penyerahan hasil evaluasi ini merupakan bagian akhir dari serangkaian proses evaluasi akuntabilitas kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi instansi pemerintah.

”Salah satu tujuan penyelenggaraannya adalah untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa reformasi birokrasi telah memiliki hasil yang nyata, birokrasi terus berbenah menuju terciptanya good governance,” jelasnya.

Sementara evaluasi SAKIP digunakan untuk mengetahui apakah kementerian/lembaga/pemerintah daerah mampu melakukan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran. (wid)