Respon Cepat, Oknum Pemalak Wisatawan Borobudur Berhasil Diamankan

Respon Cepat, Oknum Pemalak Wisatawan Borobudur Berhasil Diamankan
Respon Cepat, Oknum Pemalak Wisatawan Borobudur Berhasil Diamankan

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM– Komunitas Pegiat Wisata Pesona Magelang melakukan respon cepat terhadap aksi pemalakan kepada wisatawan yang berkunjung di wilayah Kecamatan Borobudur yang terjadi pada Selasa (1/3/2022) lalu.

Aksi tidak terpuji tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang kesehariannya sebagai calo menawarkan jasa mengantar wisatawan.

“Kami setelah mendapatkan informasi tersebut kemudian kami koordinasi dengan Polsek Borobudur, dan Tanker Borobudur sehingga dapat kami temukan oknumnya,” jelas Ketua Pesona Magelang, Kirno Prasojo saat ditemui dirumahnya, Kamis (3/3/2022).
Menurut Kirno, oknum tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Namun karena menurut Kepolisian karena belum terdapat indikasi tindak pidana, maka kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Walaupun kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan, namun oknum tersebut tetap kita berikan pembinaan dengan tegas,” terang Kirno.
Kirno menyampaikan, jika pada dasarnya terdapat sekelompok orang di Wilayah Borobudur yang sering menawarkan jasa antar kepada wisatawan. Hal itu menurutnya, akan dapat memberikan pelayanan kepada wisatawan yang membutuhkan bantuan, ketika dilakukan secara baik dan profesional.

“Tentu akan kami berikan pembinaan kepada mereka, supaya niat mereka mencari nafkah dengan membantu wisatawan dapat dilakukan dengan baik dan profesional. Sehingga wisatawan tetap merasa nyaman,” ungkap Kirno Prasojo yang juga merupakan Ketua Tanker Borobudur.

Kirno berharap kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke Wilayah Borobudur agar dapat mencari informasi kepada pihak yang tepat seperti Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kepolisian Pariwisata atau petugas keamanan setempat.

Sementara, Ketua Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Edward Alfian mengecam keras aksi tidak terpuji tersebut. Menurutnya, tindakan tidak terpuji oleh oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut justru akan merugikan masyarakat pemberi jasa antar wisatawan yang sudah melakukan tugasnya dengan baik dan profesional.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pesona Magelang, Kepolisian dan Komunitas lokal yang ada di Borobudur, yang sudah secara cepat merespon peristiwa ini,” jelas Edward.

Dirinya berharap peristiwa tersebut, kedepan tidak terjadi lagi di dunia pariwisata terutama di Kawasan Borobudur sehingga wisatawan akan merasa nyaman dalam kegiatan berwisata.

“Tentunya untuk pemberi jasa antar wisatawan kami berharap ada pembinaan dan pendampingan terhadap mereka. Selain itu kami juga minta masyarakat sekitar lebih peduli terhadap peristiwa ini,” lanjutnya.

Menurut Edward, ketika kepedulian masyarakat untuk menciptakan suasana nyaman dan an kepada wisatawan sudah terbentuk, maka peristiwa tersebut dapat dihindari.

“Kami akan segera lakukan koordinasi kembali bersama dengan stakeholder terkait, untuk dapat mengantisipasi hal ini. Kami harap ini yang terakhir dan berwisata di Kabupaten Magelang khususnya Wilayah Borobudur aman bagi wisatawan,” pungkasnya.(cha)