Rem Blong Diduga Kuat Sebabkan Laka Maut Kertek Wonosobo

MAUT. Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur Sindoro Sumbing Kertek (31/5). Truk pengangkut minuman kemasan dengan berat 8,5 ton diduga alami rem blong.
MAUT. Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur Sindoro Sumbing Kertek (31/5). Truk pengangkut minuman kemasan dengan berat 8,5 ton diduga alami rem blong.

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di jalur Sindoro Sumbing Kertek (31/5). Truk pengangkut minuman kemasan dengan berat 8,5 ton diduga alami rem blong. Akibatnya empat orang meninggal dunia dan tiga lainnya alami luka ringan. Kecelakaan terjadi di Dusun Gondang, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek .

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Sugito mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Bermula pada saat sebuah truk dengan Nopol S 9121 UH yang dikemudikan Mei Tri Budi Susilo (39) warga Kedanyang, Kebomas, Gresik melaju dari arah Kledung menuju Wonosobo.

Mendekati lokasi kejadian, saat melewati jalan beraspal menurun panjang, diduga pengemudi truk yang membawa air minum kemasan seberat 8,5 ton tersebut sering menginjak rem, sehingga mengakibatkan rem tidak berfungsi dengan baik dan laju truk tidak terkendali.

Truk oleng dan dan menabrak sepeda motor Honda Vario Nopol AA 6830 LP yang dikendarai oleh Linda Tri Damayanti (20) warga Bejiarum, Kertek yang berboncengan dengan Krisna Nirmala Sari Dewi (20) warga Winong Lor, Gebang, Purworejo yang melaju searah di depannya. Akibatnya, sepeda motor tersebut ikut terseret sejauh 20 meter ke arah selatan.

Belum berhenti, truk masih terus melaju kembali membentur sepeda motor Honda Vario Nopol AA 2808 WP yang dikendarai oleh Khumasim (50) dan berboncengan dengan Rumini (47) yang keduanya merupakan warga Prumbanan, Purwojati, Kertek. Sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan tersebut akhirnya terhempas ke pembatas jalan.

Setelah membentur sepeda dua sepeda motor, truk masih terus melaju dan membentur sepeda motor Honda CBR Nopol AA 3437 OK yang dikendarai oleh Ahmad Ridho (20) warga Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah yang berboncengan dengan Ilham Koco Susilo (20) warga Limbangan, Watumalang yang juga sedang melaju dari arah berlawanan.

Artikel Menarik Lainnya :  Saluran Irigasi Longsor, 5 Hektar Lahan Padi di Wonosobo Terancam Kekeringan

“Tak sampai disitu saja, truk yang masih melaju kemudian membentur sebuah truk Nopol R 8420 B yang dikemudikan oleh Adim (41) warga Punggelan, Banjarnegara yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami kerusakan. Setelah membentur, truk masih melaju dan akhirnya berhenti setelah masuk ke saluran air,” bebernya.

Akibat kejadian tersebut empat orang tewas ditempat, mereka yaitu pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda Vario Nopol AA 6830 LP, pembonceng sepeda motor Honda Vario Nopol AA 2808 WP dan pengendara sepeda motor Honda CBR Nopol AA 3437 OK.

Sementara 3 korban, yaitu Sopir truk S 9121 UH, pengendara sepeda motor Honda Vario Nopol AA 2808 WP dan pembonceng sepeda motor Honda CBR Nopol AA 3437 OK mengalami luka-luka.

“Untuk ketiga korban yang mengalami luka-luka kemudian dirawat di RS PKU Wonosobo dan RSI Wonosobo. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut,” pungkasnya. (gus)