Rela Antre untuk Verifikasi Berkas PPDB

Rela Antre untuk Verifikasi Berkas PPDB
BERKAS. Sejumlah calon siswa SMK Negeri 1 Magelang mengantre untuk mengumpulkan berkas persyaratan jelang pembukaan PPDB online mandiri, kemarin.

//SMKN 1 Dibanjiri Pendaftar//

MAGELANG SELATAN – Pembukaan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online di seluruh SMK/SMA se-Kota Magelang akan mulai dilaksanakan pada 1-5 Juli mendatang. Namun, saat ini siswa yang memilih SMK diawali dengan pengumpulan berkas menuju masing-masing sekolah yang dituju.

Seperti yang terlihat di SMK Negeri 1 Magelang. Sekolah yang berada di kawasan Jalan Cawang, Jurangombo, Magelang Selatan, Magelang Selatan itu dibanjiri calon siswa, Selasa (18/6). Mereka datang guna melakukan verifikasi online yang dilakukan sejak 17-28 Juni 2019.

Ketua Panitia PPDB SMK Negeri 1 Magelang, Adung Nakanta mengatakan, untuk PPDB tahun 2019/2020 berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana tahun ini PPDB dibuka secara online mandiri, sedangkan tahun lalu dilakukan secara online biasa.

“Hal lain yang membedakan dengan sistem tahun lau, karena untuk pendaftaran tingkat SMK tidak ada zonasi,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, perbedaan antara online mandiri dengan online biasa itu bila online biasa harus melalui pendaftaran terlebih dahulu, barulah diverifikasi. Sedangkan PPDB online mandiri, katanya, untuk SMK itu tidak zonasi, tapi yang ditentukan bahwa siswa itu diterima dan tidak mengacu pada SKHUN dan prestasi.

“Khusus hari ini (kemarin) calon siswa melaksanakan dua verifikasi. Pertama, verifikasi berkas, kemudian kedua verifikasi online. Jadi sebelum masuk verifikasi online itu biar cepat kegiatannya di berkas dulu diverifikasi oleh ketua program studi masing-masing, sesuai dengan jurusannya,” terangnya.

Walaupun, lanjut dia, calon siswa belum bisa menentukan jurusan pada tahapan ini, namun petugas paling tidak bisa memverifikasi SKHUN, kartu keluarga (KK), dan sertifikat prestasi dari calon siswa.

Setelah diverifikasi secara online ini, maka siswa akan mendapatkan token (password) untuk bisa mendaftarkan secara online. Kemudian mereka bisa mendaftar sendiri, baik di sekolahan maupun di rumah dengan praktis. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi