Ratusan Pendekar Cilik Antusias Ikuti Kejuraan Pencak Silat di Temanggung

Ratusan Pendekar Cilik Antusias Ikuti Kejuraan Pencak Silat di Temanggung
Para pendekar pencak silat cilik asal Kabupaten Temanggung tengah berlaga di kejuaraan yang digelar oleh IPSI di Tenis Indoor GOR Bambu Runcing, Minggu (6/3) pagi. (foto: rizal ifan chanaris/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM– Ratusan pendekar cilik dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas di Kabupaten Temanggung tampak antusias mengikuti kejuaraan pencak silat daerah yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora), serta KONI setempat.
Gelaran kejuaraan adu teknik dan seni jurus pencak silat itu digelar selama dua hari berturut-turut, yakni Sabtu dan Minggu, 5-6 Maret 2022 di Gedung Tenis Indoor GOR Bambu Runcing Temanggung.
Ketua panitia kejuaraan, Arief Ujiono menyampaikan, Kejurkab kelas remaja dan pra remaja tahun 2022 ini diikuti oleh sedikitnya 152 atlet pencak silat muda dari 9 pedepokan se-Kabupaten Temanggung.
“Atlet yang ikut ambil bagian semuanya berstatus pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat,” terangnya, Minggu (6/3).
Ia menambahkan, untuk jenis lomba yang dipertandingan adalah kelas laga dan seni yang terbagi dalam 23 kelas dari mulai pra remaja untuk pelajar tingkat SD dan SMP, serta remaja untuk pelajar SMA sederajat, baik putra maupun putri.
“Sebenarnya animo atlet yang mau ikut cukup besar, namun karena masih dalam situasi pandemi, panitia melakukan seleksi terlebih dahulu di tingkat padepokan masing masing,” ujarnya.
Tambah Arief, tujuan digelarnya kejuaraan ini tak lain adalah sebagai ajang silahturahmi sesama atlet yang hampir dua tahun tidak memiliki wadah aktualisasi diri pada berbagai tingkat kejuaraan akibat pandemi. Sehingga ini merupakan momentum penting untuk memperkuat karakter para peserta .
“Dari ajang ini harapan kami akan lahir atlet pencak silat muda yang unggul dan berbakat asal Temanggung. Ini juga persiapan kami yang akan ikut serta dalam kejuaraan Popda,” harapnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Temanggung, Iwan Setiawan mengaku sangat optimis akan prestasi atlet pencak silat di Kabupaten Temanggung untuk dapat terus maju. Pasalnya perkembangan jumlah atlet pencak silat daerah sejauh ini cukup siginifikan. Tercatat ada 6.000 atlet pencak silat di berbagai lapisan usia.
“Jumlahnya terus bertambah. Dari situ kami meyakini akan muncul atlet yang berbakat dan mampu berbicara di berbagai even dan level kejuaraan lebih tinggi,” ungkapnya.
Terkait Kejurkab pencak silat remaja dan pra remaja ini, Iwan memastikan bahwa juara di masing-masing kelas nantinya akan mengikuti trainning camp atau TC sebagai langkah persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), baik di tingkat eks Karisidenan Kedu atau Provinsi Jawa Tengah.
“Dengan pola TC ni saya yakin perolehan medali di ajang Popda akan semakin bertambah,” katanya.
Kepala Dindikpora Kabupaten Temanggung, Agus Sujarwo menambahkan, pihaknya sangat merespon positif dengan digelarnya Kejurkab pencak silat remaja dan pra remaja ini.
“Saya meyakini dengan menjadi atlet di berbagai cabor, akan tubuh jiwa sportif, kompetitif dan juga haus prestasi,” pungkasnya (riz)