Ratusan Atlet Renang Nasional Bersaing dalam KRAP Walikota Magelang Cup 2022

RENANG NASIONAL. Walikota dr Muchamad Nur Aziz bersama Forkompimda, PRSI dan PWI Jawa Tengah membuka KRAP Walikota Cup 2022 di Aquatic Samapta Stadium Just (4/3)(foto : IST/magelang ekspres)
RENANG NASIONAL. Walikota dr Muchamad Nur Aziz bersama Forkompimda, PRSI dan PWI Jawa Tengah membuka KRAP Walikota Cup 2022 di Aquatic Samapta Stadium Just (4/3)(foto : IST/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM– Sebanyak 470 peserta renang dari 82 klub turut memeriahkan Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan (KRAP) se-Indonesia bertajuk Walikota Magelang Cup Tahun 2022. Kegiatan ini diprakarsai PRSI bekerja sama dengan PWI Kota Magelang di Aquatic Samapta Stadium, komplek Gelora Sanden, Jumat (4/3).

Ketua Panitia Kegiatan Agus Hadianto mengatakan, peserta berasal dari 13 provinsi se-Indonesia. Perlombaan ini sekaligus menjadi penjawab dahaga karena vakumnya sebagian besar kompetisi akibat pandemi Covid-19.

“Kami ingin membangkitkan olahraga renang di Kota Magelang sehingga akan muncul bibit-bibit dan talenta muda di olahraga renang,” katanya.

Jurnalis Warta Magelang sekaligus SIWO PWI Kota Magelang tersebut menuturkan, karena masih dalam suasana pandemi, maka kejuaraan pun dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Sebelum datang, peserta maupun official dan wali atlet harus menjalani tes swab antigen. Setelah mendapatkan hasil negatif, mereka berhak mendapatkan kartu tanda,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi yang pertama kalinya event tingkat nasional digelar di Kota Magelang.

“Tidak hanya dari pulau Jawa, kejuaraan ini juga diikuti klub-klub renang asal Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan Bali,” ungkapnya.

Setiap pertandingan di Aquatic Samapta Stadium, katanya, steril dari audiens. Wali atlet hanya diperbolehkan menyaksikan dari luar kolam.

“Ini upaya kami agar tidak terjadi penumpukan. Apalagi Kota Magelang level 4 PPKM, jadi tidak ada penonton yang boleh masuk di area perlombaan ataupun di tribun penonton,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz saat membuka acara tersebut mengaku bangga para wartawan yang bertugas di wilayahnya mampu andil meramaikan sekaligus mempromosikan Kota Magelang ke kancah nasional.

“Saya salut dengan kawan-kawan PWI, mampu membuat narasi untuk meramaikan Kota Magelang,” katanya.

Ia mengaku jika saat ini Kota Magelang berada di level 4 PPKM. Namun sesuai aturannya, kegiatan perlombaan seperti ini tetap bisa digelar dengan pembatasan dan prokes ketat.

“Saya harap prokes ketatnya tetap dijalankan. Kita berada di level 4 tapi Alhamdulillah sesuai ketentuan tetap boleh dengan kapasitas 25 persen,” tuturnya.

Samapta Aquatic sendiri memiliki kapasitas 3.000 orang. Sedangkan dalam pelaksanaan Walikota Cup 2022 diikuti oleh 470 peserta sehingga masih sangat aman dari segi pembatasannya.

“Venue kita masih sangat mencukupi untuk digelar dengan protokol kesehatan ketat serta mematuhi ketentuan level 4 PPKM,” tandasnya.

Dokter spesialis penyakit dalam itu ingin, perlombaan renang seperti ini bisa digelar secara rutin setiap tahun. Dia meminta agar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) turut memberikan dukungan.

“Mudah-mudahan dengan kita rutinkan perlombaan seperti ini, akan membuat talenta-talenta muda perenang profesional di Kota Magelang terus terasah. Tunuannya atlet-atlet kita mampu mendulang prestasi tingkat regional dan nasional dan menjadi kebanggaan kita semua,” tuturnya.

Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud NS menyebutkan, wartawan turut mendapatkan tugas untuk memajukan bidang olahraga. Hal ini guna mendongkrak prestasi olahraga di Jawa Tengah.

“PWI di semua daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah harus mampu memberi kontribusi, kepedulian terhadap bidang olahraga. Dengan adanya kegiatan semacam ini, berarti wartawan tidak saja ahli menyusun kalimat-kalimat informasi, tetapi juga mampu menjadi pioner dalam membangkitkan prestasi olahraga di Jawa Tengah dan nasional,” katanya. (wid)