Ratusan Amunisi dan Granat Aktif Ditemukan di Gudang Milik Pensiunan TNI di Temanggung

Sejumlah anggota tim penjinak bom dari Polda Jateng sedang mengamankan temuan ratusan butir peluru di Kelurahan Jampirejo Temanggung
TEMUAN. Sejumlah anggota tim penjinak bom dari Polda Jateng sedang mengamankan temuan ratusan butir peluru di Kelurahan Jampirejo Temanggung, Selasa (14/6). (foto: dok Polres Temanggung)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Ratusan amunisi aktif dan granat nanas aktif ditemukan di sebuah gudang milik warga di Kelurahan Jampirejo Kecamatan/Kabupaten Temanggung, Selasa (14/6).

Diduga ratusan amunisi dan granat nanas ini adalah milik purnawirawan anggota TNI yang disimpan di gudang tersebut.

Watini Megasari (51) warga setempat menuturkan, ratusan butir amunisi dan sebuah granat nanas ini, ditemukan di gudang miliknya yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya.

Ia bercerita, awal mula ditemukan ratusan butir amunisi tersebut, saat dirinya akan mengejar kucing peliharaannya yang lepas dari kandang.

“Kucing saya itu lepas, dan kemudian lari ke gudang belakang rumah, saya mencoba mengejar kucing tersebut. Namun kucing itu lari dan keluar melalui lubang kecil di gudang tersebut,” cerita Watini.

Kemudian lanjutnya, saat kucing tidak bisa ditangkap, salah satu kayu usuk dari atap gudang itu jatuh dan menimpa pojokan gudang.

“Saat saya lihat ternyata, kayu itu menimpa sebuah kotak besi yang berada di pojokan,” terangnya.

Karena penasaran dengan kotak besi tersebut, kemudian dirinya mendekat dan berusaha membuka kotak tersebut, ternyata di dalam kotak besi itu ada ratusan butir amunisi yang masih aktif, selain itu juga ada sebuah granat nanas.

Dari temuan ini dirinya langsung melaporkan kepada suaminya, lalu suaminya melihat kotak besi ini dan tidak berani membuka bahkan memegang barang tersebut.

“Saya juga bilang sama Budhe, ada ratusan butir amunisi dan granat. Dan kata Bude saya katanya, amunisi dan granat itu adalah peninggalan eyangnya yang dulu adalah anggota TNI. Katanya dulu juga ada senjata yang juga sudah diserahkan ke Kodim, tapi saya takut dan temuan ini saya laporkan ke Polisi,” ceritanya.

Menurutnya, ratusan butir amunisi dan granat tersebut sudah berkarat, hanya memang ada yang masih utuh karena masih terbungkus rapat.

“Sebagian besar sudah karatan, ini memang peninggalan eyang kakung saya yang dulu anggota TNI, kalau tidak salah eyang dulu berpangkat Mayor,” tuturnya.

Sementara itu granat nanas yang masih aktif ini kemudian diamankan oleh anggota tim penjinak bom Polda Jawa Tengah, kemudian dilakukan disposal di Persawahan Desa Guntur Kecamatan Kabupaten Temanggung.

“Ya memang ada temuan amunisi dan granat nanas, sudah langsung ditangani oleh tim penjinak bom dari Polda Jateng,” kata Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi.

Terinci temuan tersebut yakni, sebuah granat nanas, peluru 161 butir terdiri dari hampa 6 butir, Kal 7,62 sebanyak 20 butir, Kal 9 mm : 84 butir, Kal 43 : 45 butir dan Kal 5,56 : 6 butir. (set)