Puting Beliung, 23 Rumah di Wonosobo Rusak

RUSAK. Sejumlah rumah di Kelurahan Wonoroto Kecamatan Watumalang terlihat rusak setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan deras.
RUSAK. Sejumlah rumah di Kelurahan Wonoroto Kecamatan Watumalang terlihat rusak setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan deras.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM Angin kencang disertai hujan lebat dan petir terjadi di Kelurahan Wonoroto Kecamatan Watumalang. Akibatnya 23 rumah di dua dusun mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kepala BPBD Wonosobo, Bambang Triyono mengemukakan angin kencang disertai hujan deras dan juga petir kerap terjadi di wilayah Kabupaten Wonosobo belakangan ini. Salah satunya di wilayah Kecamatan Watualang yang mengakibatkan 23 rumah rusak.

“Cuaca ekstrim di wilayah Kecamatan Watumalang telah merusak 23 rumah di Kelurahan Wonoroto. Tidak ada korban namun ditaksir kerugian mencapai ratusan juta,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menangani kejadian tersebut pihaknya telah menerjunkan tim bersama dengan relawan dan aparat kecamatan setempat melakukan upaya perbaikan, karena mayoritas kerusakan hanya ada di bagian atap rumah.

“Kami bersama relawan telah terjun ke lokasi melakukan asesmen dan juga membantu warga memperbaiki rumah yang rusak ringan dan sedang,” katanya.

Dijelaskan, angin puting beliung dan hujan deras, selain merusak perkampungan juga telah menumbangkan pepohonan di pinggir jalan akses utama kecamatan watumalang, sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.

“Tidak hanya pemukiman yang rusak, tapi juga pohon di pinggir jalan utama watumalang, tumbang. Sehingga akses terganggu,” terangnya.

Terkait dengan peristiwa itu, pihak BPBD telah melakukan sosialisasi kepada warga melalui pemerintah desa dan kecamatan, terkait kondisi cuaca. Hal tersebut untuk menumbuhkan kewaspadaan warga di musim pancaroba ini.

“Kami sudah sampaikan kepada pemerintah kecamatan, kelurahan maupun desa, agar warga waspada, hujan disertai angin kencang masing mungkin akan terjadi hingga beberapa hari kedepan,” pungkasnya. (gus)