Pustakawan SMP N 7 Berprestasi

0
986

//Raih Juara 1 Perpustakawan Tingkat Provinsi Jawa Tengah//

MAGELANG TENGAH – Pustakawan SMP N 7 Magelang, Latifah Wahyuni behasil raih juara 1 lomba pengelola perpustakaan/pustakawan terbaik tingkat Provinsi Jawa Tengah 2019 yang diselenggarakan, (2/5) lalu.

Lomba pustakawan berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah diikuti oleh pustakawan dari perpustakaan umum kab/ kota, perguruan tinggi dan sekolah se Jawa Tengah. Di mana jumlah peserta yang ikut sebanyak 34 peserta. Tahap pelaksanaan nya penilaian yaitu tes tertulis, wawancara dan presentasi. Juri dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jateng, IPI Jawa Tengah, Undip, BKD Prov Jateng dan Pustakawan berprestasi tahun 2018.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua ATPUSI Kota Magelang menjadi juara 1 lomba pustakawan berprestasi tingkat Jawa Tengah mengungkapkan saat mengikuti lomba tingkat provinsi dirinya harus berkompetisi dengan 34 peserta lomba lainnya yang datang dari beberapa daerah, dan instansi.

Sementara ada beberapa tes atau seleksi yang harus dilakukan yaitu seleksi berkas dan artikel kemudian tes koningtif berupa pengetahuan perpustakaan, kepustakawanan, etika profesi, peraturan dan perundang undangan dll, dilanjutkan tes wawancara oleh lima juri, dari hasil komulatif nilai berkas, artikel, tes kognitif dan wawancara.

“Wawancara dipilih sepuluh besar yang akan lolos babak selanjutnya yaitu babak presentasi, dari babak terakhir diakumulasi nilai dengan babak sebelumnya dipilih 6 peserta sebagai juara 1,2,3, harapan 1,2 dan 3,” ungkapnya.

Latifah mengaku senang karena bisa mewakili Kota Magelang maju provinsi, dan menjadi ajang silaturahmi untuk ketemu peserta dari daerah lain yang luar biasa dan hebat-hebat. “Tidak nyangka bisa juara satu karena semuanya bagus dan hampir sebagian peserta memiliki pendidikan sarjana dan pascasarjana, dan dari berbagai instansi baik perguruan tinggi, dinas perpustakaan dan arsip daerah, sungguh suatu kebanggaan juara satu justru diraih dari instansi sekolah. Biasanya juara satu, dua dan tiga didominasi oleh perguruan tinggi atau dari perpustakaan daerah,” katanya.

Ajang pustakawan/pengelola perpustakaan berprestasi merupakan ajang penghargaan dan pembuktian profesionalisme tenaga perpustakaan, dengan adanya lomba ini mampu menggali seluruh potensi pengelola perpustakaan dari tingkat SD sampai tingkat perguruan tinggi.

Diungkapkan Latifah saat maju ke tingkat Kota Magelang pihaknya menulis artikel yang menceritakan bentuk keprihatinan terhadap kondisi perpustakaan sekolah di mana masih banyaknya perpust sekolah yg anggarannya kurang dari 5 %, saya menawarkan solusi smart “5M” , apa saja itu yaitu Memahami mekanisme penganggaran di sekolah, Memaksimalkan potensi yang ada di perpustakaan dan lingkungan sekitar, Membuat karya/produk yang bernilai guna untuk dijual, Memberi layanan variatif yang bernilai guna finansial dan Menggaet alumni dan wali murid potensial.

“Mendapatkan juara 1 tentu senang. Mendapat apresiasi yang luar biasa, namun juga beban untuk memegang amanah. Sebenarnya saya juga tidak menyangka dapat juara 1 karena saya tidak ada persiapan untuk lomba, dan seluruh peserta juga mengajukan artikel beragam dan bagus-bagus dalam presentasinya. Saya berharap perpustakaan di Kota Magelang makin maju dengan pengelola yang berkompeten. Saya juga ingin mengangkat nama ATPUSI di Kota Magelang,” katanya. (hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here