Punya Command Center, Pemkot Magelang Dimudahkan Tangani Corona

Punya Command Center, Pemkot Magelang Dimudahkan Tangani Corona
Punya Command Center, Pemkot Magelang Dimudahkan Tangani Corona

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Kota Magelang selangkah lebih maju dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19) dari segi keterbukaan informasi dan teknologi. Pasalnya, kota berjargon Sejuta Bunga itu sudah memiliki command center sejak tahun 2019 lalu.

Awalnya, command center ini dimaksudkan untuk pengembangan dan pengelolaan kota yang terintegrasi. Namun seiring fasilitas itu berjalan, rupanya Kota Magelang justru menuai penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) tahun 2019.

Di tengah wabah virus corona yang telah menjadi darurat nasional, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, mendorong Pemerintah Daerah agar membentuk command center dalam menangani masalah Covid-19. Dengan pembentukan command center, diyakini penanganan masalah virus corona berjalan lebih teroganisir dengan baik.

Selain itu, command center juga memberikan kemudahan dalam koordinasi berbagai upaya pencegahan maupun penanganan masalah yang sudah ada. Termasuk pembagian kerja juga akan semakin jelas.

“Kita sudah punya command center, yang bisa kita optimalkan pemanfaatannya untuk menjadikan Kota Magelang menjadi Kota Cerdas. Command center ini pula yang bisa menjadi alat bantu pimpinan mengambil kebijakan yang tepat,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Joko Soeparno.

Menghadapi pandemi Covid-19, Kota Magelang juga menjadi daerah yang paling siap. Comman center menjadi fasilitas yang paling sering dipakai untuk berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah maupun daerah kabupaten/kota lain se-Jawa Tengah.

Ke depan, command center akan diarahkan untuk melayani masyarakat selama 24 jam. Penerapan itu, kata dia, terinspirasi dari Kota Surabaya, yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dengan memanfaatkan teknologi dan informasi (TI).

Baca Juga
Walikota : Semangat Muda Bersatu Lawan Corona

“Di Surabaya diterapkan command center 24 jam. Misalnya ada daerah di kampung tertentu membutuhkan ambulance, lewat command center kemudian langsung didatangkan dari rumah sakit terdekat. Ini memudahkan masyarakat, karena tidak perlu mengusulkan sesuatu tetapi harus menjalani prosedur yang panjang,” tandasnya.

Pemerintah pusat pun memberi apresiasi kepada pemda, termasuk Pemkot Magelang, terkait langkah antisipatif menyikapi merebaknya penyebaran virus corona. Antisipasi dari awal, sangat menentukan keberhasilan pencegahan penyebaran virus tersebut.

Command center sangat penting dilakukan di tengah fokus pemerintah dan masyarakat mencegah penyebaran virus corona tidak semakin besar. Koordinasi dengan lengkapnya segala fasilitas membuat kebijakan Pemkot Magelang, langsung dapat ditindaklanjuti jajarannya. (pro/kotamagelang)