Puncak Peringatan HUT Wonosobo ke-196 Sangat Terbatas, Hanya Forkompimda

PISOWANAN. Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Pisowanan Mirunggan, peringatan Hari Jadi ke-196 secara terbatas, Sabtu (24/7).
PISOWANAN. Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Pisowanan Mirunggan, peringatan Hari Jadi ke-196 secara terbatas, Sabtu (24/7).

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COMPemerintah Kabupaten Wonosobo memutuskan untuk tetap menggelar Pisowanan Mirunggan atau  peringatan Hari Jadi ke 196, Sabtu (24/7). Digelar secara terbatas dan tertutup dengan peserta hanya jajaran forkopimda dan sejumlah pejabat tertentu di lingkup pemkab. Upacara Pisowanan tetap menerapkan protokol kesehatan demi mengantisipasi potensi penularan virus corona.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat selaku Pangarso Praja dalam pisowanan Mirunggan menegaskan, agar warga serta semua pihak tetap hati-hati dan waspada. Karena, saat ini pandemi global covid-19 masih berlangsung dan belum tahu kapan akan berakhir.

”Mari selalu ikuti imbauan dari pemerintah pusat dan daerah, terkait penanganan wabah virus corona. Terus terapkan protokol kesehatan covid-19, kapanpun dan dimanapun berada,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara puncak prosesi Hari Jadi ke-196 Kabupaten Wonosobo yang digelar secara virtual dari pendopo bupati setempat.

Sambutan disampaikan Bupati Afif Nurhidayat menggunakan bahasa Jawa. Tamu undangan terbatas, yakni jajaran Forkopimda. Semua menggunakan pakaian  adat Jawa khas Wonosobo.

Warga pun dapat mengikuti kegiatan itu melalui live streaming atau secara virtual. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Desa/Kelurahan hingga warga, mengikuti dari tempat masing-masing secara online.

Afif pun menyampaikan permohonan maafnya terhadap semua ASN dan masyarakat. Sebab, peringatan hari jadi kali ini tidak dihelat dengan penuh kemeriahan dan melibatkan banyak pihak, mengingat masih dalam suasana pandemi.

”Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat tetap berikhtiar dan berdoa agar pandemi virus corona segera sirna. Sehingga aktivitas pemerintahan dan kemasyarakatan bisa berjalan normal kembali,” pintanya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasinya kepada tenaga medis, jajaran TNI/Polri dan Satgas Penanganan Covid-19, yang telah bekerja keras dalam mengendalikan penyebaran dan penularan virus corona di masyarakat, tanpa mengenal lelah.

Artikel Menarik Lainnya :  Hendak Pesta Narkoba di Kebun Teh, Dua Pemuda asal Temanggung Ditangkap Polisi

”Mereka adalah pahlawan covid-19. Berada di garda terdepan dalam percepatan penanganan virus corona. Perjuangan, pengabdian dan pengorbanan mereka layak diapresiasi. Kami mengucapkan terima kasih atas tugas yang telah diemban,” ucap dia.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk guyup rukun dan saling bergotong royong. Guna mewujudkan daerah yang unggul, maju dan berdaya saing. Wonosobo yang sehat dan hebat di masa yang akan datang. (gus)