Puluhan Perupa SMA di Purworejo Gelar Pameran Lukisan Merdeka di Matamu

PAMERAN. Sejumlah pengunjung saat menikmati karya lukisan yang dipamerkan di auditorium SMK Bharasa. (Foto lukman)
PAMERAN. Sejumlah pengunjung saat menikmati karya lukisan yang dipamerkan di auditorium SMK Bharasa. (Foto lukman)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Puluhan pelukis dari berbagai usia menggelar pameran lukisan bertajuk ‘Merdeka di Matamu’. Pameran tersebut digelar di auditorium SMK Bhakti Putra Bangsa (Bharasa) selama tiga hari sejak Jumat 21 Agustus 2022.

Panitia kegiatan FX Onie S mengungkapkan dalam kegiatan tersebut sedikitnya ada 54 karya lukisan yang berasal dari siswa dan guru dan murid dari sejumlah siswa tingkat SMA/ SMK serta SLB. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah perupa yang tergabung dalam wadah Komunitas Tanpa Nama.

“Sedikitnya ada 6 SMK dan 7 SMK serta satu SLB di Purworejo yang turut berpartisipasi dalam pameran yang akan digelar selama tiga hari ini. Masing-masing sekolah mengirimkan 1 karya guru dan satu karya murid. Selebihnya ada lukisan karya dari Komunitas Tanpa Nama,” katanya ditemui di sela kegiatan.

Di sela kegiatan pameran, digelar berbagai perlombaan di antaranya lomba menggambar tingkat SD serta lomba solo vokal tingkat SMA/ sederajat. Pihaknya juga menggelar sarasehan budaya dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini adalah bagian dari implementasi kurikulum merdeka sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Harapan kami, ini menjadi agenda rutin sebagai bagian dari usaha untuk menggeliatkan kegiatan seni rupa di Purworejo,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Purworejo, Slamet Anom Susilo dalam sambutan pada saat pembukaan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Memupuk jiwa seni bagi kalangan pelajar di Kabupaten Purworejo sangatlah positif bagi tumbuh kembang anak di masa mendatang. Karena jadi apapun kelak, sentuhan seni akan membuat seseorang semakin humanis. Karena seni menghaluskan jiwa,” tandasnya.

Sebagai bentuk apresiasi DKP kepada kegiatan tersebut, Anom berencana memasukkan kegiata pameran seni rupa tingkat pelajar tersebut dalam kalender kegiatan DKP,” tandasnya. (luk)