Puluhan Nakes di Purworejo Gagal Divaksin Tahap Pertama, Vaksinasi Tahap Kedua 8 Februari 2021

VAKSIN. Tim Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Purworejo menunjukkan vaksin yang digunakan dalam vaksinasi tahap pertama di RSUD Purworejo 25 Januari 2021 lalu.

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO- Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) dari ratusan Nakes di Kabupaten Purworejo gagal divaksin Covid-19 tahap pertama yang telah dilaksanakan mulai 25 Januari 2021 lalu. Selain itu, ada belasan Nakes yang terpaksa harus ditunda suntik vaksinnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Tjitrowardojo, dr Kuswantoro, menyebut pada tahap pertama vaksinasi tenaga kesehatan dan Forkopimda mendapat prioritas. Sementara dalam pelaksanaannya, ada puluhan tenaga kesehatan gagal divaksin, setelah melalui proses screening.

Berdasarkan data tenaga kesehatan peserta vaksinasi di RSUD dr Tjitrowardojo per tanggal 30 Januari ada sebanyak 655 orang dan yang lolos screening dan telah divaksin pada tahap pertama sejumlah 570 orang.

“Sisanya sebanyak 18 orang harus ditunda dan 67 orang tidak bisa divaksin karena kontra indikasi atau memiliki penyakit yang masuk kriteria tidak boleh mendapatkan vaksin,” sebutnya, Jumat (5/2).

Dijelaskan, hasil vaksinasi tahap pertama tidak ada laporan atau keluhan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kabupaten Purworejo bahkan masuk 50 besar Kabupaten/Kota tingkat nasional capaian vaksinasinya.

“Alhamdulillah berjalan lancar dan kita siapkan untuk tahap kedua pada tanggal 8 Februari 2021 mendatang,” ungkap dr Kuswantoro yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Purworejo ini.

Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin menjelaskan, ketersediaan kamar di RSUD Tjitrowardojo sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 masih terdapat 42 bed isolasi. Ruang PICU NICU dengan kapasitas empat bayi, IGD empat bed dan ICU empat bed.

“Rata-rata setiap hari hanya tersisa lima bed untuk pasien Covid-19,” jelasnya.

Ditegaskan, karena masih tingginya fluktuasi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin mengetatkan protokol kesehatan.

“Patuhi 5M, memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, olahraga dan asupan makanan bergizi,” tegasnya. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Bupati Purworejo Wadul Soal Wadas, Ini Tanggapan Ganjar

#satgascovid19 #ingatpesanibu#pakaimasker #jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan#cucitanganpakaisabun