Pukul Kepala Korban dengan Tang Sebanyak 12 Kali, Polres Wonosobo Ungkap Kasus Pecobaan Curas

Polres Wonosobo menggelar gelar kasus pencurian dengan kekerasan di mapolres baru baru ini.
KASUS. Polres Wonosobo menggelar gelar kasus pencurian dengan kekerasan di mapolres baru baru ini.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Kasus percobaan pencurian dengan kekerasan diungkap jajaran Satuan Reskrim Polres Wonosobo. Pelaku berinisial TN mencoba melakukan perampokan terhadap pemilik kos kosan. Namun, upayanya mendapatkan perlawanan dari korban.

“Jadi pelaku berhasil  diamankan oleh warga sebelum dibawa ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku merupakan warga yang kos di rumah milik korban,” ungkap Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi dalam konferensi pers di mapolres baru baru ini.

Kronologis peristiwa itu berawa pada Minggu 10 Oktober 2021 kurang lebih pukul 18.30 WIB datang seorang laki-laki ke Prabu Kost milik korban. Niatannya untuk menempati  satu kamar yang ada di dalam rumah kost. Kemudian korban meminta KTP orang tersebut dan diketahui berinisial TN, kemudian diberi kamar kost no 5 sedangkan korban selaku pemilik kost juga tinggal disitu di kamar nomor 1.

Selama tinggal di rumah kost tersebut, mereka sering mengobrol dan membicarakan hal biasa serta tidak menemukan gelagat pelaku yang mencurigakan. Selanjutnya pada Jumat 15 Oktober 2021 kurang lebih pukul 06.30 WIB korban bangun tidur dan ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Setelah korban keluar dan masuk ke kamar mengambil baju untuk persiapan mandi, tiba-tiba terlapor langsung masuk ke kamar korban dan langsung memukul korban menggunakan 1 buah tang jepit buaya mengenai kepala atas kurang lebih sebanyak 10 kali.

Selanjutnya pelaku menutup wajah korban menggunakan 1 buah guling hingga korban jatuh di kasur. Kemudian pelaku menutup mulut dan hidung korban menggunakan 1 buah bantal dan lalu jari pelaku dimasukkan ke dalam mulut korban sampai ke tenggorokan agar korban tidak dapat berteriak meminta pertolongan.

Artikel Menarik Lainnya :  Gegara Rem Blong, Motor Matik Terjun ke Jurang 50 Meter. Seorang Emak Meninggal Dunia, dan Satu Temannya Luka Berat

“Jadi pelaku menutup muka korban dengan bantal guling lalu memukul korban, agar tidak bersuara,” katanya.

Namun korban masih dapat berdiri, pelaku semakin panik dan melakukan pemukulan menggunakan tang jepit sebanyak kurang lebih 3 kali mengenai kepala atas dan kurang lebih 2 kali mengenai leher belakang. Selanjutnya pelaku sempat meminta uang kepada korban, namun korban tidak memberikannya.

“Setelah itu korban lari menuju ruang tamu, sesampai di ruang tamu korban kembali dipukul menggunakan 1 buah tang jepit kurang lebih sebanyak 12 kali mengenai kepala atas,” terangnya.

Kemudian korban berteriak minta tolong sambil melempar keluar kunci pintu rumah kost melewati lubang ventilasi yang ada di atas pintu depan rumah agar warga yang sudah ada di depan rumah dapat menolongnya. Beberapa saat kemudian warga yang sudah ada di luar depan pintu membuka pintu lalu  menolong korban serta membawa korban dan pelaku ke rumah Ketua RW untuk diamankan.

“Korban menuju ke RSUD Wonosobo untuk mendapatkan perawatan atas luka-luka yang dialaminya dan selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Wonosobo,” ucapnya.

Pelaku disangkakan dengan pasal percobaan pencurian dengan kekerasan atau Penganiayaan dengan rencana terlebih dahulu Pasal 365 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 53 ayat (1) KUH Pidana atau Pasal 353 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman 6 tahun penjara. (gus)