PTSG Beri Santunan 200 Anak Yatim

SANTUNAN. Direktur Utama PTSG Subhan memberikan santunan kepada salah seorang anak yatim yang hadir dalam acara Buka Bersama Karyawan dan Santunan Anak Yatim PTSG, kemarin.(foto : IST/magelang ekspres)
SANTUNAN. Direktur Utama PTSG Subhan memberikan santunan kepada salah seorang anak yatim yang hadir dalam acara Buka Bersama Karyawan dan Santunan Anak Yatim PTSG, kemarin.(foto : IST/magelang ekspres)

REMBANG, MAGELANGEKSPRES.COM – PT Semen Gresik (PTSG) memberikan santunan kepada 200 anak yatim yang berasal dari 3 Panti Asuhan di Rembang, kemarin.

Penyerahan santunan tersebut dilaksanakan pada Acara Buka Bersama Karyawan dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan di Masjid Al-Hikam PT Semen Gresik-Pabrik Rembang. Santunan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako.

Direktur Utama PTSG Subhan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti komitmen perusahaan terhadap pengelolaan sosial dan lingkungan, serta upaya berbagi kebahagiaan antara karyawan dengan masyarakat sekitar perusahaan.

”Bulan Ramadan merupakan momentum yang baik untuk melaksanakan berbagai macam kebaikan. PTSG berupaya untuk memanfaatkan momentum tersebut untuk membantu saudara yang membutuhkan. Harapannya, kegiatan ini dapat membawa berkah bagi perusahaan untuk berjuang di tengah tantangan industri semen yang semakin berkembang,” ujar Subhan.

Subhan juga memberikan arahan kepada para karyawan untuk senantiasa meningkatkan kepekaan sosial baik melalui program-program perusahaan maupun inisiatif pribadi.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu untuk dilaksanakan sebagai langkah perbaikan diri juga meningkatkan eksistensi perusahaan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Pengisi Tausiyah Syaiful Umam dalam materinya yang berjudul ‘Ramadan Bulan Perjuangan’ mengingatkan para karyawan untuk tetap berjuang melakukan yang terbaik.

Menurutnya, Karyawan PTSG dapat berjuang dengan berbagai macam cara, baik dengan mencukupi nafkah keluarga, menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, maupun berjuang menggunakan harta kekayaan di jalan yang benar.

”Banyak orang-orang besar yang telah melakukan perjuangan di bulan Ramadan. Beberapa di antaranya adalah Rasulullah SAW yang melakukan peperangan, dan juga Presiden Soekarno yang memproklamasikan kemerdekaan di Bulan Ramadan,” kata Saiful.

Ia berharap, karyawan PTSG dapat mencontoh perjuangan tersebut. Bukan dengan melawan musuh, tetapi dengan melawan hawa nafsu sehingga menjadi karyawan yang terbaik. (wid)