PT GG Janji Beli 16.000 Ton Tembakau

    Bupati Minta Harga Terbaik
    MENGUNJUNGI. Bu pati Temanggung bersama jajaran mengunjungi PT Gudang Garam.

    //Bupati Minta Harga Terbaik//

    TEMANGGUNG – PT Gudang Garam (GG) Kediri berencana akan membeli tembakau rajangan kering dari petani tembakau di Kabupaten Temanggung sebanyak 16.000 ton.

    Namun demikian Bupati Temanggung Al Khadziq meminta pabrikan rokok kretek ini membeli tembakau dengan harga terbaik.

    “Harapan kami PT  GG membeli semua tembakau produksi petani, tidak ada lagi cerita paska panen masih ada petani yang masih menyimpan tembakau rajangan kering,” harap Bupati saat berkunjung ke PT GG Kendiri, kemarin.

    Muhammad Al Khadziq meminta perusahaan rokok PT GG membeli semua tembakau Temanggung dengan harga tinggi agar petani bisa menikmati keuntungan.

    Ia mengatakan, saat ini petani sudah berusaha menanam benih tembakau sesuai dengan permintaan pabrikan rokok kretek. Dengan demikian bisa dipastikan kualitas tembakau tahun akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

    Apalagi lanjut Bupati, cuaca saat ini sangat mendukung, mulai dari musim tanam hingga perwatan dan siap panen cuaca sangat bersahabat. Pertumbuhan tembakau juga cukup bagus, terutama untuk lahan di lereng Gunung Perahu, Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

    “Cuaca sangat mendukung, didukung dengan varietas tembakau yang asli Temanggung. Kualitas tembakau tahun ini bisa dipastikan lebih baik,” katanya.

    Bupati mengatakan saat ini para petani sudah menanam tembakau di lahan tegalan maupun sawah dan berharap bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga pada saat panen nanti menghasilkan tembakau berkualitas. Akan tetapi setiap musim panen para petani acapkali menghadapi permasalahan klasik yakni tidak semua tembakau yang dihasilkan terserap dibeli oleh pabrikan salah satu di antaranya PT GG.

    Di sisi lain harga pembelian dirasa masih rendah hingga menyebabkan petani merugi. Oleh karena itu PT GG diminta membeli tembakau Temanggung sebanyak-banyaknya dengan harga yang tinggi. Selain itu meniadakan sistem pemotongan timbangan mencapai 20 persen karena dinilai memberatkan petani dan pedagang.

    “Semoga dan harapan besar kami pada panen tahun ini tidak ada lagi sistem ini, sehingga petani tidak merasa dirugikan lagi,” harapnya.

    Saat ini katanya,  petani tembakau juga berkeinginan agar PT GG tetap menjadi pabrikan rokok kretek yang tetap menggunakan tembakau Temanggung sebagai bahan baku rokok.

    “Melalui kunjungan ini kita berharap terjalin komunikasi  yang harmonis antara Pemkab Temanggung yang mewakili masyarakat petani dengan PT GG. Sehingga  segala permasalahan yang menyangkut tata niaga tembakau bisa berjalan baik saling menguntungkan, saling menghargai, saling memuliakan,“ ujarnya.

    Direktur Umum PT GG, Susanto mengatakan, pada musim panen tembakau tahun 2019 ini berencana melakukan pembelian tembakau Temanggung sekitar 16.000 ton. Oleh karena itu diharapkan para petani mengolah tembakau dengan sebaik-baiknya serta menjaga kemurnian tembakau asli Temanggung agar menghasilkan tembakau berkualitas.

    Terkait pemotongan timbangan mencapai 20 persen, hal itu dimaksudkan untuk kalkulasi berat keranjang, pangkal daun yang tidak terpakai dan penyusutan tembakau.

    “Kami menyambut positif atas prakarsa kunjungan Bupati Temanggung ke PT GG yang bermanfaat untuk wahana berkomunikasi tentang pertembakauan, sehingga terwujud hubungan yang harmonis. Prinsip PT GG pada musim panen tahun 2019 ini siap memprioritaskan pembelian tembakau asli Temanggung dengan meningkatkan harga yang lebih baik,” katanya. (set)