PPNI Purworejo Resmikan Gedung Pusat Pengembangan Perawat

TEKEN. Bupati Purworejo bersama Ketua DPW PPNI Jateng meneken prasasti peresmian Gedung Pusat Pengembangan Perawat PPNI Kabupaten Purworejo 
TEKEN. Bupati Purworejo bersama Ketua DPW PPNI Jateng meneken prasasti peresmian Gedung Pusat Pengembangan Perawat PPNI Kabupaten Purworejo 

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO- Gedung Pusat Pengembangan Perawat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat  Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Purworejo yang berlokasi di wilayah Kelurahan Borokulon Kecamatan Banyuurip diresmikan, Minggu (30/8). Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan untaian bunga oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian SE MM, bersama Ketua DPW PPNI Jawa Tengah yang juga anggota Komisi IX DPR RI, Dr Edy Wuryanto SKp MKep.

Hadir antara lain Wakil Ketua DPRD Kelik Susilo Ardani SE, Kepala Dinas Kesehatan dr Sudarmi MM, Ketua DPD PPNI Kabupaten Purworejo Heru Agung Rastowo SKep Ns MM, Camat Banyuurip, dan perwakilan DPD PPNI kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Dalam laporannya, Heru Agung Prastowo menyebut ada sejumlah tujuan pembangunan gedung berlantai dua tersebut. Beberapa di antaranya yakni merintis terciptanya fasilitas layanan yang memadai bagi anggota dan masyarakat, memberikan pelayanan akan kebutuhan tempat yang representatif untuk berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan menambah ilmu pengetahuan serta tempat perhelatan even-even penting yang dapat memberikan motivasi demi kebaikan anggota dan masyarakat.

“Juga sebagai sarana untuk lebih mendekatkan perawat dengan masyarakat sehingga peningkatan derajat kesehatan masyarakat Purworejo dapat lebih optimal,” sebutnya.

Dijelaskan, pembangunan gedung menghabiskan anggaran sekitar Rp1,5 miliar. Biaya yang digunakan bersumber dari iuran anggota  DPD PPNI Purworejo, sumbangan DPW PPNI Jawa Tengah Rp30 juta, pinjaman lunak dari DPW Rp300 juta, serta sumbangan para dermawan dan donatur

Baca juga
Penyelenggara Turnamen Diimbau Terapkan Protokol Covid

Menurut Heru, dinamika kemajuan membawa aspirasi dan tuntutan baru bagi PPNI untuk mewujudkan perawat yang professional dan berdaya saing tinggi.

”Sehingga DPD PPNI Kabupaten Purworejo perlu mewujudkan hal tersebut dengan membangun gedung pusat pengembangan perawat ini,” jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Gawat! Tujuh Kecamatan di Purworejo Terdeteksi Bahaya Narkotika

Bupati Agus Bastian dalam sambutannya mengapresiasi langkah PPNI membangun gedung. Menurutnya, PPNI sebagai organisasi profesi perawat memiliki peran yang penting dan strategis untuk melindungi, mengayomi, membina serta mengembangkan komunitas keperawatan di Indonesia.  Dengan kesungguhan dan kerja keras, PPNI mampu menjalankan peran itu dan eksis di mata anggota maupun masyarakat.

“Mudah-mudahan keberadaan gedung ini mampu mendukung upaya PPNI dalam rangka pengembangan kapasitas sumber daya  keperawatan, sehingga kualitas para perawat semakin optimal,” ungkapnya.

Ditegaskan, saat krisis kesehatan akibat pandemi, keberadaan tenaga medis termasuk perawat terasa begitu dibutuhkan. Tanpa kerja keras tenaga medis, korban akibat Covid-19 dipastikan semakin banyak berjatuhan.

“Maka saya memberikan apresiasi dan rasa bangga yang luar biasa atas dedikasi dan perjuangan para tenaga medis sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir dalam perang melawan Covid-19,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kesempatan itu Bupati juga memberikan piagam penghargaan atas kinerja PPNI Kabupaten Purworejo dalam menangani Covid-19. (top)