PPKM Level 3, Hotel di Kota Magelang Masih Sepi

Hotel dan tempat Wisata di Kota Magelang masih sepi
GOLF. Pengunjung tengah bermain golf di BIGCC, didampingi caddy.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Meski pemerintah pusat telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Magelang turun dari level 4 ke level 3, namun belum sepenuhnya mendongkrak pertumbuhan okupansi (keterisian kamar) hotel dan restoran di Kota Sejuta Bunga ini.

Ketua BPC PHRI Kota Magelang, Edi Hamdani, mengungkapkan okupansi hotel-hotel dan perkembangan bisnis restoran masih berada di tingkat paling menyedihkan. Menurut dia, selagi masih ada embel-embel PPKM, jangan berharap bahwa perekonomian (industri hotel dan restoran) dapat tumbuh.

“Wait and see. Kita tunggu pemerintah menetapkan pandemi menjadi endemi,” ujarnya di sela-sela pertemuan bulanan anggota BPC PHRI Kota Magelang di Borobudur International Golf & Country Club (BIGCC) Magelang, Selasa (14/9).

Menurut Edi, endemi itu dapat terjadi jika sudah terwujud herd immnunity atau setidaknya 70-80 persen penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Ya, kita tunggu saja. PPKM pasti hilang jika sudah herd immnunity,” tegasnya.

Selama sepekan PPKM di Kota Magelang berada level 3, kata Edi, pengurus telah melakukan survei ke sejumlah anggota. Hasilnya, belum ada kabar yang menggembirakan, hanya saja ada beberapa hotel yang mampu mencapai okupansi hingga 30 persen, dan itu pun sudah sangat bagus.

“Hal itu kenapa?, karena obyek-obyek wisatanya masih ditutup,” katanya.

Sementara General Manager BIGCC, Haris Hudianto menyatakan, obyek wisata olahraga golf yang dikelolanya tidak mengalami keterpurukan parah selama pemerintah memberlakukan PPKM. Sedikitnya masih ada pengunjung yang datang untuk bermain golf meskipun tidak sebanyak sebelum masa pandemi berlangsung.

“Sebelum turun di level 3, di sini malah lumayan, pengunjung rata-rata mencapai 2.000 orang per bulan. Tapi setelah turun level kok malah turun menjadi 1.500 an orang, per bulan,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Antisipasi Musim Hujan, Balkesmas Magelang Sosialisasikan DBD dan Leptospirosis

Haris mengaku, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program yang siap diluncurkan jika sewaktu-waktu pemerintah menutup PPKM. (imr)