Potensi Daerah di Temanggung Belum Tergarap Maksimal, Seharusnya Bisa Tambah Pundi-pundi PAD

RAMAI. Pasar Papringan selalu ramai pengunjung dari luar daerah, saat pasar tersebut dibuka pada hari Minggu Pon dan Wage. (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
RAMAI. Pasar Papringan selalu ramai pengunjung dari luar daerah, saat pasar tersebut dibuka pada hari Minggu Pon dan Wage. (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Temanggung dinilai belum maksimal dalam menggali potensi daerah. Padahal di Temanggung banyak sekali potensi daerah yang bisa menambah pundi-pundi pendapatan daerah (PAD).

Anggota Fraksi PAN Berkeadilan DPRD Temanggung Bejo Tursiam mengatakan, belum adanya terobosan atau inovasi dalam menggali potensi daerah untuk meningkatkan PAD, hal ini yang menjadikan PAD Temanggung masih sangat sedikit dalam menyokong APBD.

Ia mencontohkan, salah satu contoh strategi untuk meningkatkan PAD adalah dengan memanfaatkan dan mengelola dengan baik sektor pariwisata. Temanggung memiliki potensi alam yang bisa dijadikan objek wisata menarik.

Apalagi, saat ini tidak sedikit desa-desa di Temanggung yang sudah mulai bergerak mengelola potensi wisatanya. Seharusnya pemerintah harus bisa menjadi kiblat bagi pengelola wisata. “Sejak beberapa tahun terakhir ini sejumlah wisata alam di Temanggung mulai bermunculan,” katanya.

Fraksi PAN Berkeadilan berpandangan bahwa Kabupaten Temanggung mempunyai potensi luar biasa besar yang tidak kalah dengan kabupaten dan kota lain yang telah terlebih dahulu maju di sektor pariwisatanya.

Namun sayangnya, pihaknya belum melihat upaya serius dari pemerintah daerah untuk membuat sebuah grand design dengan strategi yang matang yang dapat membawa kejayaan Temanggung melalui pemanfaatan sektor pariwisata secara optimal.

“Perlu pengelolaan yang serius, sehingga potensi wisata yang ada bisa tergarap dengan baik sehingga bisa menambah PAD Temanggung,” pintanya.

Senada juga disampaikan oleh anggota Fraksi PPP Rahmat Fauzi. Menurutnya, untuk pengembangan obyek wisata pemerintah daerah mengadakan kajian dan penelitian yang fokus, agar destinasi daya tarik wisata bisa lebih meningkat.

“Harus ada kajian khusus, sehingga potensi bisa benar-benar tergarap dengan baik. Dengan demikian bisa semakin membawa Temanggung bisa dikenal objek wisatanya,” katanya.

Apalagi katanya, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, inovasi dan kreativitas harus semakin digenjot, objek-objek wisata yang ada harus bisa semakin menarik dikunjungi.

“Harus terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, bagaimana caranya agar wisatawan bisa semakin tertarik dan betah di Temanggung,” pintanya. (set)