Positif Covid-19 di Purworejo Terus Bertambah, Dua Hari Tambah 35 Kasus

Positif Covid-19 di Purworejo Terus Bertambah, Dua Hari Tambah 35 Kasus
Positif Covid-19 di Purworejo Terus Bertambah, Dua Hari Tambah 35 Kasus

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Dalam dua hari terakhir, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo bertambah hingga 35 kasus. Kasus tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Purworejo. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaannya serta disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Toklha Amaruddin Sp THT KL dalam siaran persnya, Jumat (21/8) mengungkapkan, dalam dua hari terakhir terdapat 35 orang dinyatakan positif Covid-19, yaitu 10 orang Kamis dan 25 orang. Dikatakannya, 10 orang yang dirilis hari Kamis berasal dari 3 kecamatan yakni Loano 7 orang, Bener 2 orang, dan Purworejo 1 orang. Dari 7 orang yang berasal dari Kecamatan Loano, 3 diantaranya berasal dari desa dan dusun yang sama tapi bukan 1 keluarga, yakni Dusun Pungagan

“Mereka adalah IIS (30, laki-laki), DP(26, perempuan), dan NF (25, perempuan). Berikutnya DN (22, perempuan) warga Desa Jetis, BF (26, laki-laki) warga desa Rimun, FLQ (25, perempuan) warga Wonosobo yang berdomisili di Loano, serta RA (24, perempuan) warga Magelang yang berdomisili di Loano,” terangnya.

Sedangkan yang berasal dari Kecamatan Bener yakni SI (21, perempuan) warga Desa Ngasinan dan HOD (23, perempuan) dari Kalijambe. Adapun dari Kecamatan Purworejo yakni FS (33, laki-laki) warga Ngupasan, Kelurahan Pangenjurutengah. “Mereka semua isolasi mandiri di rumah masing-masing,” kata dr Tolkha.

“Sedangkan 25 orang yang dirilis hari ini berasal dari 7 kecamatan yakni Kecamatan Purworejo 8 orang, Gebang 7 orang, Kutoarjo 4 orang, Loano dan Bayan masing-masing 2 orang serta Kemiri dan Bruno masing-masing 1 orang,” katanya.

Mereka yang berasal dari Kecamatan Purworejo yakni EP (54, laki-laki), SK (77, perempuan) Kelurahan Doplang, Semi (69, perempuan), TR ( 47, perempuan) Brengkelan, Kelurahan Purworejo, Ar (49, perempuan) dan ES (42, perempuan) keduanya dari Kelurahan Baledono, serta SF (59, perempuan) dan N (54, laki-laki) keduanya dari Desa Brenggong.

Artikel Menarik Lainnya :  Ups! Moeldoko Diusir Pengunjuk Rasa di Semarang

Baca Juga
Tambah 26 Kasus Positif Corona, Wisatawan Wajib Rapid Test

Dari Kecamatan Gebang 7 orang yakni AIW (36, laki-laki), Wid (35, perempuan), W (49, perempuan) ketiganya dari Desa Seren. Tum (45, perempuan) Ngemplak, Ri (34, perempuan), Pa (62, perempuan), dan WN (37, laki-laki).

Dari Kecamatan Kutoarjo 4 orang yakni Luk (64, laki-laki) Semawung Daleman, serta 3 orang dari Desa Wirun yakni ESW (36, perempuan), SN (25, perempuan) , dan AK (25, perempuan).

Kecamatan Loano 2 orang yakni AR (24, laki-laki) dan AC ( 58, laki-laki) keduanya warga Desa Rimun. Adapun 2 orang dari Kecamatan Bayan yakni IE (38, laki-laki) Sucen Jurutengah dan SW (43, perempuan) warga Desa Jatingaran.

Sedangkan 1 orang dari Kecamatan Kemiri yakni VO (26, perempuan) Desa Karangduwur. Sementara 1 orang dari Kecamatan Bruno yakni DS (36, laki-laki) warga Desa Brunorejo.

Dari 25 orang yang dirilis hari ini 1 orang dinyatakan meninggal dunia yang berasal dari Kecamatan Purworejo tepatnya Kelurahan Cangkrep Kidul yakni Semi (69, perempuan). Selain itu dari 25 orang itu hanya 1 orang yang dirawat di RSUD Dr Tjitrowardojo yakni Luk warga Kelurahan Semawung, Kecamatan Kutoarjo. “Lainnya menjalani isolasi mandiri,” pungkas dr Tolkha. (luk)