Polwan di Temanggung Bhakti Masyarakat Bersih-bersih Rumah Ibadah Berbagai Agama

BERSIH-BERSIH. Sejumlah Polwan Polres Temanggung bersih -bersih di sejumlah tempat ibadah kemarin. (Foto:Setyo wuwuh/temanggung ekspres)
BERSIH-BERSIH. Sejumlah Polwan Polres Temanggung bersih -bersih di sejumlah tempat ibadah kemarin. (Foto:Setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Enam tempat ibadah dari berbagai agama dan kepercayaan di Kabupaten Temanggung menjadi sasaran aksi bersih-bersih polwan Polres Temanggung sebagai salah satu wujud bhakti kepada masyarakat.

Kabag Ren Polres Temanggung, Kompol Nur Saja’ah mengatakan, polwan sebagai salah satu bagian dari institusi negara saat ini dituntut untuk bekerja lebih profesional, tidak hanya bekerja di balik meja saja.

Oleh karena itu katanya, dalam rangka memperingati Hari Polwan ke-74 yang akan diperingati pada tanggal 1 September mendatang, sejumlah kegiatan pengabdian dan bhakti kepada masyarakat dilakukan.

“Berbagai kegiatan kami lakukan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk wujud bakti polwan kepada masyarakat,” katanya, kemarin.

Sejumlah kegiatan yang dilakukan para polwan di antaranya bhakti religi, bhakti kesehatan, donor darah, Polwan Goes to School, membuat video pendek suara hati anak Polwan yang dilombakan sampai tingkat Mabes Polri. Lalu anjangsana kepada senior Polwan yang telah purna tugas, dan bhakti sosial.

Nur Saja’ah menyebut khusus untuk bhakti religi ini dilakukan di enam tempat ibadah, yakni di Gereja Khatolik, Gereja Kristen, Kelenteng, Masjid Agung, Masjid Ashohabat dan Masjid di Gemoh.

“Kita tadi bersih-bersih tempat ibadah itu. Besok masih ada acara puncak secara virtual yang akan diikuti Polwan seluruh Indonesia,”jelasnya.

Diakuinya, memasuki usia yang tak lagi muda yakni 74 tahun, Polwan juga harus semakin profesional. Kinerja Polwan juga tidak kalah dengan polisi laki-laki (Polki) yang dalam menjalankan tugas negara dan mengayomi masyarakat.

Hal itu selaras dengan tema peringatan yakni ‘Polri yang Presisi, Polwan Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesa Tumbuh’.

Nur Saja’ah menambahkan, ada harapan khusus pula bagi Polwan yang bertugas di seluruh jajaran Polres Temanggung, agar tetap eksis, tidak manja, namun mengedepankan profesionalisme.

“Harapan kita di usia ke-74, polwan semakin eksis, kita setara dengan polisi laki-laki dalam pelaksanaan tugas. Meski kodrat kita juga sebagai ibu rumah tangga, itu jangan dijadikan alasan, jangan dijadikan kendala. Kami Polwan juga bukan sekedar pelengkap, bukan sekedar suplemen, tapi komplemen,” katanya. (set)