Polres Wonosobo Siapkan 4000 Dosis Vaksin

VAKSINASI. Kapolres dan Dandim melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi di Gedung Sasana Adipura Kencana.
VAKSINASI. Kapolres dan Dandim melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi di Gedung Sasana Adipura Kencana.

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Polres Wonosobo semakin gencar melakukan upaya pemberian vaksin. Diantaranya menyediakan 4000 dosis vaksin yang akan diberikan kepada warga di sejumlah kecamatan.

“Jumlah yang ditargetkan sebanyak  4.000 orang yang terbagi di tiap Polsek dan juga Gedung Sasana Adipura Kencana. Untuk tiap polsek vaksin yang diberikan berjumlah 250 dan sisanya 1.000 paket bertempat di Gedung Adipura untuk masyarakat Kecamatan Wonosobo dan Kertek,” ungkap  Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi, kemarin.

Menurutnya, program vaksin tersebut merupakan bagian dari kegiatan Serbuan Vaksin Nasional dan juga sebagai rangkaian kegiatan hari Bhayangkara. Harapan dengan  adanya penambahan dukungan vaksin dari pusat sehingga semua masyarakat cepat menerima vaksin. Sehingga masyarakat cepat tervaksin semua.

“Ini untuk mempercepat proses pemberian vaksin secara nasional, semakin cepat terealisasi akan semakin baik dalam membentuk kekebalan tubuh,” ujarnya.

Untuk 4000 vaksin tersebut polres bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dinas kesehatan, dan juga TNI. Pasalnya pemberian vaksin massal membutuhkan mobilitas yang cukup tinggi.

“Kita gandeng atau kerjasama dengan berbagai pihak, seperti TNI dan juga tenaga kesehatan, sedangkan untuk warga yang akan disasar kita berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa dan kecamatan,” ucapnya.

Sementara itu,Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat mengatakan, kegiatan vaksin ini harus dilakukan oleh semua pihak yang mempunyai kemampuan, sarana dan prasarana sehingga program Serbuan Vaksin Nasional yang dicanangkan oleh Presiden bisa terlaksana dengan baik dan yang terpenting target cepat terpenuhi.

Dengan adanya kegiatan serbuan vaksin nasional ini merupakan salah satu upaya percepatan terwujudnya kekebalan kelompok atau herd immunity. Sehingga jika penduduk Indonesia sudah mencapai 70 % orang yang telah divaksin maka permasalahan covid-19 bisa teratasi.

Artikel Menarik Lainnya :  Sempat Ditolak Warga, Pembongkaran Median Jalan di Pertigaan Pasar Berlanjut

“TNI melalui Kodim bersama pemerintah terus mendukung kegiatan pemberian vaksin kepada masyarakat.  Salah satu bentuk dukungan adalah seperti Kodim juga memberikan pelayanan vaksin kepada masyarakat, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar mau mereka untuk di vaksin,” katanya

Sebab kondisi dilapangan karena ketidaktahuan dan adanya informasi yang salah yang beredar di masyarakat, maka ada sebagian masyarakat menolak jika mereka divaksin.  Untuk itu para Babinsa dan Danramil sudah diperintahkan agar melakukan sosialisasi tentang vaksin.  Bahwa dengan vaksin itu baik dan halal.

“Dengan adanya pemberian vaksin yang dilakukan oleh TNI, Polri dan Pemda secara bersama – sama program vaksin cepat selesai, masyarakat menjadi lebih sehat, kegiatan bisa berjalan seperti sedia kala, ekonomi masyarakat semakin baik,” pungkasnya. (gus)