Polres Temanggung Siapkan Tiga Titik Penyekatan

Kasatlantas Polres Temanggung AKP Muhammad Fadhli
Kasatlantas Polres Temanggung AKP Muhammad Fadhli ( Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres )

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Polres Temanggung berencana akan melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan saat menjelang perayaan Idul Fitri 1442 H mendatang.

“Meski wilayah hukum Polres Temanggung tidak berbatasan langsung dengan provinsi lain, tetapi penyekatan tetap akan dilakukan di daerah perbatasan dengan daerah atau kabupaten lain,” kata Kasatlantas Polres Temanggung, AKP Muhammad Fadhlan, kemarin.

Menurut Fadhlan, penyekatan akan dilakukan di tiga titik, di antaranya yakni di perbatasan Kecamatan Kranggan, perbatasan Bejen dan Perbatasan Kecamatan Kledung.

“Bejen berbatasan dengan Sukorejo Kendal, Kranggan berbatasan dengan Magelang dan Semarang, sedangkan Kecamatan Kledung berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonosobo,” jelasnya.

Rencana penyekatan sebagai salah satu kegiatan imbangan yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah yang menyekat daerah yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jogjakarta.

Penyekatan di daerah perbatasan tersebut fokus untuk masyarakat yang datang dari luar daerah Temanggung. Masyarakat yang berasal dari luar daerah Temanggung akan diperiksa.

“Sesuai petunjuk dari Polda Jawa Tengah, Temanggung menjadi salah satu sasaran mudik, oleh karena itu segala sesuatu persiapan menjelang hari raya Idul Fitri wajib dilakukan,” katanya.

Jika dalam pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan salah satu masyarakat yang dengan sengaja mudik dari Jakarta atau daerah lainnya, maka pihaknya akan melakukan 3T (testing, tracing dan treatmen) kepada masyarakat tersebut.

Ia mengatakan, untuk putar balik tidak mungkin dilakukan, mengingat sebelum memasuki penyekatan di Temanggung, sudah ada penyekatan-penyekatan sejak keluar dari daerah masing-masing.

“Akan kurang memungkinkan jika diputarbalik karena sudah ada penyekatan di beberapa titik di akses masuk Jawa Tengah,” ungkapnya.

Namun tegasnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Temanggung untuk melakukan 3T terhadap masyarakat tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  Kasihan Petani! Puncak Panen, Harga Tembakau di Temanggung Masih Rendah

“Kami akan lakukan 3T, ini wajib dilakukan kepada masyarakat yang masuk ke Temanggung,” tegasnya.

Untuk masyarakat yang memang bisa lolos hingga ke Temanggung akan dilakukan pengetesan dan apabila reaktif maka dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 untuk dilakukan karantina, baik karantina mandiri maupun karantina yang sudah disiapkan oleh pemerintah desa maupun kabupaten.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan desa, mayarakat yang reatif akan dikarantina dengan pengawasan yang ketat,” tukasnya.

Segala upaya yang dilakukan menjelang perayaan Idul Fitri mendatang adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19. (set)