Polres dan BPBD Kabupaten Magelang Bagikan Masker dan 400 Nasi Kotak

MASKER. Polres Magelang pastikan masyarakat memakai masker guna mengurangi risiko terpapar Covid 19, dalam kegiatan pembagian masker dan nasi kotak.
MASKER. Polres Magelang pastikan masyarakat memakai masker guna mengurangi risiko terpapar Covid 19, dalam kegiatan pembagian masker dan nasi kotak.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Polres Magelang bekerjasama dengan Pemkab Magelang melalui BPBD Kabupaten Magelang melangsungkan Dapur Umum dalam wujud pembagian nasi kotak dan masker. Selain itu juga dilaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di jalan protokol wilayah Kabupaten Magelang, Selasa (18/8/2020).

Kapolres Magelang, AKBP Ronald Ardiyanto Purba mengatakan, nasi kotak yang dibagikan sejumlah 400 nasi kotak dapur umum GuguS Tugas covid-19 Pemda. Yang mana kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dalam upaya membantu masyarakat yang terkena dampak covid-19.

Secara teknis kegiatan tersebut dilaksanakan secara acak disepanjang jalan protokol, dan dengan sasaran masyarakat umum khususnya yang kurang mampu.

“Nasi kotak dan masker kami serahkan kepada warga kurang mampu yang kami temui di jalan. Dengan demikian setidaknya kegiatan ini mampu sedikit meringankan beban masyarakat karena adanya pandemi covid-19 ini,” ucap Ronald.

Selain itu Ronald juga menerangkan tujuan dari pembagian masker, dengan menyasar warga yang tidak memakai masker. Dikarenakan pemakaian masker menjadi wajib guna mencegah penularan Covid 19.

“Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Maka kami melaksanakan pembagian sejumlah 1000 masker, dalam kegiatan ini sekaligus memberikan teguran kepada masyarakat yang tidak memakai masker, khususnya diwilayah zona orange dan kuning,” ucap Ronald.

Terkait dengan sanksi bagi masyarakat yang diketemukan tidak memakai masker, menurut Ronald, belum ada sanksi dan baru sebatas teguran.

“Belum mengeluarkan sanksi, karena diatur di Peraturan Bupati yang masih digodok. Saat ini masih bersifat himbauan teguran. Namun sebaiknya memakai masker dan patuhi protokol kesehatan,” tandas Ronald.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Gunakan Pupuk Organik, Sawah Svarga Bumi Borobudur Disemprot Gunakan Drone