Polbangtan Kementan Kobarkan Spirit Sistem Pengendalian Intern

Polbangtan Kementan Kobarkan Spirit Sistem Pengendalian Intern2
Direktur Polbangtan YoMa, Bambang Sudarmanto saat acara pembukaan Workshop SPI di Yogyakarta (22/08)

YOGYAKARTA, MAGELANGEKSPRES.COM – Berbekal spirit SPI, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang (Polbangtan YoMa) berkomitmen untuk melakukan pengendalian internal di setiap penyelenggaraan kegiatan.

Direktur Polbangtan YoMa, Bambang Sudarmanto menuturkan bahwa dirinya serius dalam upaya pengendalian intern, termasuk di dalamnya evaluasi kegiatan.

“Ini adalah saat yang tepat untuk melakukan evaluasi kegiatan, termasuk anggaran negara”, jelas Bambang dalam pembukaan Workshop SPI di Yogyakarta (22/08).

Hal ini didasari oleh semangat untuk mencapai pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Kegiatan evaluasi ini perlu kita lakukan secara regular agar kegiatan tetap on-the-track, tetap akuntabel”, tegasnya.

Sesuai dengan PP no. 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Inten, Direktur Polbangtan YoMa mendorong seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan yang memadai atas tercapainya tujuan organisasi.

Dihadiri 40 orang peserta yang terdiri dari komponen pimpinan dan penanggung jawab kegiatan, Workshop SPI akan merumuskan rekomendasi Satlak PI, dan rencana pengendalian kegiatan semester 2.

Polbangtan Kementan Kobarkan Spirit Sistem Pengendalian Intern
Workshop Sistem Pengendalian Intern di Yogyakarta

Di kesempatan berbeda, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa dilingkup kerja BPPSDMP, SPI sudah lama dijalankan. Oleh karena itu penerapannya harus lebih mantap. Dan perkembangan sistem aplikasi informasi harus turut mendukung SPI.

“Sistem pengendalian internal itu ibarat bagaimana kita mengendalikan kesehatan kita sendiri. Kalau SPI kita berjalan baik, Insha Allah Itjen tidak perlu masuk atau BPK, apalagi KPK,” katanya.

Penerapan SPI lingkup Kementan jelas menarik perhatian Mentan SYL. Ia meminta Satuan Pelaksana (Satlak) PI dan seluruh pelaksana kegiatan untuk bekerja secara transparan dan akuntabel, penuh loyalitas khususnya dalam pengelolaaan asset dan anggaran negara, dengan mematuhi perundangan yang berlaku.

“Tujuannya tak lain agar seluruh program Kementan dapat berjalan dengan baik dan sesuai peraturan perundang-undangan”, jelasnya.(hms)