Pohon Tumbang Rusak 6 Rumah dan 6 Warung

EVAKUASI. Petugas BPBD Temanggung sedang mengevakuasi pohon yang tumbang di jalan raya Kranggan Semarang 

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Kranggan, Rabu (17/2), menyebabkan sebatang pohon besar tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya saja ada 6 rumah dan 6 warung yang berada di lokasi itu mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Total kerugian diperkirakan mencapai Rp47 juta,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Temanggung, Dwi Sukarmei.

Menurutnya, bencana alam yang terjadi di RT. 04/RW. 05 Lingkungan Kranggan Kelurahan Kranggan Kecamatan Kranggan ini, terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu hujan turun dengan sangat deras.

Bersamaan dengan hujan tersebut, angin kencang juga datang menyusul, sehingga pohon perindang jalan raya Kranggan Semarang itu roboh dan menimpa atap rumah dan warung milik warga setempat.

“Tidak hanya menyebabkan atap rumah dan warung saja yang rusak, namun juga sempat membuat arus lalu lintas di jalan itu macet selama kurang lebih 30 menit. Karena pohon tersebut tumbang melintang di atas badan jalan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, evakuasi pohon itu cukup memakan waktu yang lama, karena selain pohonnya berukuran besar, saat itu hujan juga belum reda.

“Kendalanya memang saat itu hujan masih cukup deras, berkat kegigihan tim SAR, BPBD dan masyarakat akhirnya pohon bisa segera disingkirkan dan arus lalu lintas pun bisa kembali lancar,” katanya.

Ia menyebutkan, enam rumah yang rusak yakni milik Harno (45) rusak pada bagian atap asbes kerugian Rp11.000.000, Syaifudin (35) rusak pada bagian atap dengan kerugian Rp12.000.000, Agus Susilo (25) rusak pada bagian atap galvalum dan tembok garasi ambrol kerugian Rp5.000.000.

Kemudian rumah Bakir (63) rusak pada bagian atap kerugian Rp10.500.000, Yatijo (55) rusak pada bagian atap dapur dan kamar mandi kerugian Rp6.000.000

Artikel Menarik Lainnya :  Bela Petani Tembakau, Anggota DPR RI Panggah Susanto Minta Pabrikan Juga Memikirkan Nasib Petani

“Tempat usaha tambal ban, warung soto, warung degan, warung bakwan kawi, kaset pemilik atas nama Trimo, Asih, Suprih, Adi, Indah dan fatma total Kerugian Rp3.000.000,” jelas Dwi.

Beruntung kata Dwi saat kejadian tersebut tidak ada warga yang sedang beraktivitas di lokasi tersebut, sehingga tidak ada korban jiwa.

“Kejadiannya memang saat jam istirahat, tapi tidak ada warga yang sedang berada di warung, soalnya saat itu hujan sudah turun sejak pukul 11.30 sehingga tidak ada yang keluar,” tuturnya. (set)