Plafon Mall Margo City Ambruk, 1 Karyawan Meninggal, 10 Luka-Luka

Terjadi Ledakan Di Pusat Perbelanjaan Margocity Depok Pada Sabtu (21/8) Pukul 16.50 WIB.
Terjadi Ledakan Di Pusat Perbelanjaan Margocity Depok Pada Sabtu (21/8) Pukul 16.50 WIB.

JAKARTA, MAGELANGEKSPRES.COM – Satu dari 11 korban luka akibat ambruknya plafon Mal Margo City, Depok, dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal dunia pada , Minggu (22/8) dinihari.

Kapolres Depok Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan satu korban meninggal dunia yang merupakan karyawan J.CO.

“Dari 11 korban, tadi malam ada satu korban atas inisial M, karyawan J.CO pukul 03.30 WIB meninggal dunia,” katanya, Minggu (22/8).

Dijelaskannya, M mengalami luka serius di bagian kepala. Karyawan itu sempat dilarikan ke rumah sakit UI. “Dia mengalami luka di kepala, (RS) UI”, katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Astuti Giantini menyatakan M, korban meninggal dunia sebelumnya mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUI. “Satu korban laki-laki berusia 30 tahun mengalami cedera berat di bagian kepala dan luka bakar, namun setelah mendapatkan perawatan medis, korban mengembuskan nafas pada pagi dini hari (22/8) pukul 03.22 WIB, dan pagi ini pukul 08.50 WIB jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Dua korban lainnya juga merupakan laki-laki, kondisinya hanya mengalami luka bakar dan luka lecet yang tergolong cukup ringan sehingga sudah diperbolehkan pulang sejak tadi malam, pukul 23.30 WIB. RSUI membenarkan pihaknya mencatat ada 3 korban yang telah dibawa ke RSUI.

Ketiga korban tersebut datang ke RSUI pada Sabtu (21/8) sore dan langsung mendapat perawatan di IGD RSUI.”Kami juga mengucapkan turut berduka atas musibah yang menimpa Margocity dan para korban yang terkena musibah tersebut. Semoga para korban yang masih dalam perawatan segera diberikan kesembuhan,” ujarnya.

Diketahui, terjadi ledakan di pusat perbelanjaan Margocity Depok pada Sabtu (21/8) pukul 16.50 WIB. Akibat adanya ledakan yang keras tersebut mengakibatkan 11 orang terluka yaitu dari Satpam, pengunjung dan pegawai tenan. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan 3 buah mobil rusak yang terparkir dekat lift barang bagian luar.

Artikel Menarik Lainnya :  KPK Sebut Bupati Banjarnegara Diduga Atur Tender dan Terima Fee

Delapan orang di rawat di Rumah Sakit Bunda Margonda dan tiga orang di rawat di RSUI.

Polri terus mendalami kasus ledakan yang terjadi di pusat perbelanjaan Margocity, Depok, Jawa Barat. Dalam peristiwa tersebut sejumlah orang terluka, baik dari pengunjung, Satpam, serta pegawai tenan.

Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan pihaknya akan mendalami dan menyelidiki lebih lanjut ledakan keras di Margocity di Jalan Margonda yang terjadi pada Sabtu (21/8). Peristiwa ini menyebabkan beberapa bagian plafon dan tembok ambruk. “Pasti kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa tersebut. Namun, belum memastikan berapa lama penyelidikan tersebut karena dicek dan dikonfirmasi terlebih dahulu,” katanya.

Dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi akibat konstruksi bangunan yang tidak kuat menahan beban lift barang. Lift tersebut terjatuh dari lantai 3 ke lantai 1 yang mengakibatkan suara yang cukup besar sehingga beberapa plafon lantai 1 dan 3 ambruk.

“Jadi saya tegaskan bahwa tidak ada ledakan bom. Ini hasil pemeriksaan dari tim penjinak bom (Jibom dan KBR), Gegana Brimob Kelapa Dua Depok. Ini untuk meluruskan berita yang simpang siur mengenai peristiwa ledakan tersebut,” tuturnya.

Dalam peristiwa tersebut 11 orang terluka yaitu dari Satpam, pengunjung dan pegawai tenan. Delapan korban di rawat di Rumah Sakit Bunda Margonda dan tiga orang di rawat di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan 3 buah mobil rusak yang terparkir dekat lift barang bagian luar.

Imran mengatakan tidak ada pembangunan konstruksi di dalam Margocity. Hingga saat ini Kapolres juga belum menjelaskan beberapa saksi-saksi yang diperiksa atas terjadinya peristiwa tersebut.”Untuk kepentingan penyelidikan Margocity ditutup sementara,” ucapnya.(gw/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Hina dan Lecehkan Nabi Muhammad SAW, Kece Babak Belur Dipukuli di Tahanan