PKB Wonosobo Gelar Haul Gus Dur, Pemikiran Gus Dur Hidup Melintasi Zaman

HAUL. DPC PKB Wonosobo menggelar Haul ke-12 KH Abdurahman Wahid atau yang dikenal Gus Dur kemarin malam.
HAUL. DPC PKB Wonosobo menggelar Haul ke-12 KH Abdurahman Wahid atau yang dikenal Gus Dur kemarin malam.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – DPC PKB Wonosobo menggelar haul ke-12 KH Abdurrahman Wahid atau yang dikenal Gus Dur. Dalam kesempatan itu dilakukan doa bersama serta diskusi kader muda PKB tentang kesan, pesan dan teladan Gus Dur.

“Teladan Gus Dur adalah spirit kita semua warga NU, termasuk para kader muda PKB, maka dalam kesempatan haul ke 12 ini, kita kembali refleksikan perjalanan selama tahun 2021 untuk menapaki tahun 2022 dengan lebih baik,” ungkap Ketua DPC PKB Wonosobo, Syarif Abdillah, saat menjadi pembicara dalam diskusi Haul Gus Dur ke 12 di kantor setempat kemarin.

Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus DPC PKB, anggota DPRD dari fraksi PKB Wonosobo, kadera partai serta jajaran pengurus sayap partai.

Menurutnya, Gus Dur merupakan sosok bapak bangsa sekaligus menjadi panutan, bahkan prinsip dan nilai nilai yang diperjuangkan oleh Gus Dur akan terus hidup melintasi zaman. Gus Dur memiliki pengikut sekaligus pembenci yang mendialektikan pemikirannya.

“Kita bagian dari pengikut yang akan terus berusaha menggali pemikiran dan meneladani apa yang dilakukan oleh gus dur,” ucapnya.

Nilai nilai seperti pluralisme, kemanusiaan, dan keadilan akan menjadi landasan gerak dari kader partai, termasuk yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat, baik itu di daerah dan juga di pusat.

“Gus Dur selalu berpihak kepada minoritas yang tertindas, Gus Dur sangat menghargai segala pemikiran, Gus Dur juga senantiasa berpikir dan bertindak diluar kontek,“ katanya.

Ketua Fraksi PKB provinsi itu juga menambahkan, dengan semangat dan cita cita besar yang telah diwariskan oleh pendiri partai itu, maka sudah selayaknya partai kebangkitan bangsa akan besar, termasuk di Wonosobo.

Artikel Menarik Lainnya :  Tenggelam di Kedung Curug Sungai Pocol Wonosobo, Dua Bocah Tewas

Wonosobo menjadi salah satu kabupaten yang cukup sering dikunjungi gus dur, baik semasa masih menjabat sebagai ketua PBNU, menjadi presiden dan juga setelah tidak menjadi presiden. Itu mungkin Wonosobo istimewa, bahkan Gus Dur yang juga menunjukkan makam-makam orang orang penting yang ada di Wonosobo.

“Saya mengajak untuk menerapkan politik kehadiran gus dur, semasa hidupnya, Gus Dur selalu hadir bahkan jika diundang untuk tingkat ranting sekalipun, selama tidak ada halangan,” pungkasnya. (gus)