Pimpin DKP, Anom Dorong Seni di Purworejo Jadi Industri

MUSDA. Ketua DKP terpilih, Anom Susilo (tengah) berfoto bersama dua kandidat lainnya usai Musda. (Foto lukman)
MUSDA. Ketua DKP terpilih, Anom Susilo (tengah) berfoto bersama dua kandidat lainnya usai Musda. (Foto lukman)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Slamet Anom Susilo terpilih sebagai Ketua Dewan Kesenian Purworejo (DKP) periode 2022-2025 menggantikan ketua periode sebelumnya, Angko Setyarso Widodo dalam Musyawarah DKP yang dilaksanakan, Sabtu (26/3) di Gedung Kesenian Purworejo. Dalam kesempatan tersebut, Anom berhasil unggul dengan 25 suara, sedangkan dua calon lainnya Hantoro Wibowo mendapatkan 18 dan Agus Pramono 5 suara.

Ditemui usai terpilih, Anom yang juga Ketua Paguyuban Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik (PAPPRI) Kabupaten Purworejo itu mengaku telah menyiapkan sejumlah program yang diproyeksikan untuk meningkatkan kesejahteraan para seniman di Purworejo. “Komitmen saya adalah bagaimana nantinya hasil karya seniman Purworejo itu menjadi sebuah industri kreatif yang bakal mampu meningkatkan perekonomian pelakunya. Tentu ini butuh kerjasama dan dukungan banyak pihak,” tandasnya.

Anom optimis hal tersebut sangat realistis karena ia melihat potensinya yang terbuka lebar. Anom mencontohkan, salah satu potensi yang ada adalah keberadaan Gedung Kesenian yang sebenarnya cukup representatif untuk digunakan sebagai pusat kegiatan para pelaku seni. Bukan hanya untuk pementasan semata, namun gedung ini memungkinkan juga untuk kegiatan ekonomi para pelaku seni seperti pasar seni, lelang karya seni dan lain sebagainya.

“Saya akan berkomunikasi dengan instansi terkait dan secara langsung dengan bupati agar gedung kesenian ini seutuhnya menjadi ‘milik’ seniman. Sesuai dengan namanya,” tandasnya.

Guna mewujudkan gagasan tersebut, tidak dipungkiri membutuhkan dukungan anggaran baik yang bersumber dari APBD, APBN maupun instansi  atau lembaga lain yang tidak mengikat. Anggaran tersebut juga dibutuhkan untuk mensupport kegiatan para pelaku seni baik seni tradisi maupun kontemporer agar dapat terus eksis berkarya meramaikan khazanah kesenian yang ada di Purworejo.

“Insya Allah, saya akan memaksimalkan potensi yang saya miliki untuk membuktikan kepercayaan yang diberikan kepada saya ini dengan bekerja keras memajukan organisasi DKP agar semakin baik di masa yang akan datang,” katanya. (luk)