Peringati HUT ke-20, BNNK Temanggung Gelar OP Minyak Goreng di Tiga Desa

Peringati HUT ke-20, BNNK Temanggung Gelar OP Minyak Goreng di Tiga Desa
BNNK Temanggung saat menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di sejunlah desa dalam rangka HUT BNN RI ke-20, Kamis (17/3).

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Ribuan liter minyak goreng kemasan disalurkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung dalam operasi pasar yang diselenggarakan di 3 titik dalam rangka HUT BNN Republik Indonesia ke-20 tahun 2022.

Kepala BNNK Temanggung, AKBP Agung Prabowo, A.Md mengungkapkan, dipilihnya operasi pasar minyak goreng sendiri bukan tanpa alasan. Pasalnya, saat ini salah satu komoditas bahan pokok tersebut tengah sulit didapatkan oleh masyarakat, selain itu harganya juga cenderung mahal.

“OP minyak goreng ini kami pilih sebagai wujud aksi sosial kami dalam peringatan HUT BNN RI ke-20 tahun 2022,” bebernya, Kamis (17/3).

Lebih jauh, operasi pasar minyak goreng tersebut digelar di tiga titik berbeda selama beberapa hari.

Mereka adalah mitra BNNK Temanggung dalam upaya pemberantasan narkoba yang dinamai Desa Bersinar atau Bersih Narkoba, yakni meliputi Desa Menggoro Kecamatan Tembarak pada tanggal 14 Maret, Desa Kandangan Kecamatan Kandangan tanggal 16 Maret, dan Desa Bengkal Kecamatan Kranggan jatuh di tanggal 17 Maret 2022.

“Mereka yang menjadi lokasi OP minyak goreng adalah desa-desa yang menjadi mitra kami dalam upaya pemberantasan narkoba. Namanya Desa Bersinar menuju Indonesia Bersinar,” terangnya.

Dalam setiap OP tersebut, BNNK Temanggung menyalurkan masing-masing 2.400 liter minyak goreng atau 1.200 bungkus kemasan 2 literan di tiap desa dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah. Yakni Rp 14.000 per liter.

“Kami berharap langkah BNNK Temanggung ini bermanfaat bagi kalangan masyarakat, meski belum bisa menyeluruh. Akan tetapi sedikitnya membantu mereka dalam problem mahalnya harga minyak goreng sejauh ini. Dalam kesempatan itu, kami juga mensosialisasikan terkait pentingnya edukasi bahaya narkoba. Tujuannya jangan sampai jatuh korban lebih banyak akibat bermain-main dengan beragam obat dan zat terlarang,” pungkasnya. (riz)