Peringati Detik-detik Proklamasi, Semua APILL Merah, Pengguna Jalan Berhenti

SIMULASI. Dishub Kota Magelang menggelar simulasi Detik-detik Proklamasi, di mana arus kendaraan akan dihentikan di semua persimpangan untuk mengheningkan cipta selama 3 menit, 
SIMULASI. Dishub Kota Magelang menggelar simulasi Detik-detik Proklamasi, di mana arus kendaraan akan dihentikan di semua persimpangan untuk mengheningkan cipta selama 3 menit, 

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang akan menyalakan lampu merah di seluruh alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di wilayah setempat, pada peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020. Pada saat dihentikan, tepat pada pukul 10.17 WIB sirine juga akan turut dibunyikan selama 3 menit.

“Ini dilakukan sebagai bentuk pengingat kepada masyarakat untuk menghentikan sejenak seluruh kegiatan yang sedang dilakukan pada saat Detik-detik Proklamasi,” kata Kepala Dishub Kota Magelang, Chandra Wijatmiko Ady, Jumat (14/8).

Ia mengatakan, seluruh masyarakat yang sedang berkendara dan beraktivitas di jalan raya diharapkan untuk menghentikan laju kendaraan serta kegiatannya sejenak sebagai bentuk penghormatan saat Detik-detik Proklamasi.

Di samping itu, Area Traffic Control System (ATCS) Kota Magelang akan membunyikan sirene tepat pukul 10.17 WIB pada 17 Agustus 2020 sesuai arahan pemerintah.

“Sirine dinyalan selama 3 menit. Kami harap kerja sama dari semua masyarakat untuk terlibat langsung dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75, yakni dengan menghentikan sejenak seluruh kegiatan yang sedang dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Perhubungan akan menyiagakan petugas ke lokasi lampu lalu lintas untuk memantau peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020.

Baca Juga
Tiga Kesatria Muda Guntur Geni Raih Prestasi di Pusdikarmed

“Ada 22 persimpangan yang akan kita merahkan saat Detik-detik Proklamasi,” paparnya.

Ke-22 persimpangan ini terdiri dari 17 simpang ber-APILL dan 5 simpang tidak ber-APILL. Masing-masing akan ditempatkan satu mobil atau motor patroli dari kepoloisian, Kodim, Sub Denpom, Dishub, dan Satpol PP Kota Magelang yang punya sirine.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan itu, Dishub dan aparat lainnya menggelar simulasi. Chandra menyebutkan, pihaknya menerjunkan 44 petugas Dishub. Mereka didukung 22 personel kepolisian, 8 personel Sub Denpom, 22 personel Kodim dan 22 personel Satpol PP. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Tak Cuma Pecah Keramaian, CFD Beri Keuntungan UMKM dan Warga Sidotopo