Peringatan Nuzulul Quran, Ratusan Umat Islam Temanggung Tadarus Bersama di Taman Pancasila

Ratusan Umat Islam Temanggung Tadarus Bersama di Taman Pancasila
Ratusan umat muslim saat melaksanakan tadarus Alquran di Taman Pancasila Kabupaten Temanggung. (Foto: rizal ifan chanaris/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM– Dalam rangka menyambut peringatan Nuzulul Quran, ratusan umat Islam di Kabupaten Temanggung menggelar tadarus Alquran bersama dengan tema “Tadarus on the road” di Taman Pancasila Temanggung yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Fi Ahsani Taqwim, Minggu (17/4) pagi.
Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Fi Ahsani Taqwim Arif Nurhadi Subroto berharap agar acara tadarus Alquran di Taman Pancasila ini dapat merangkul seluruh elemen umat Islam yang ada, di antaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, MTA, dan lainnya.
“Kami ingin merangkul semua elemen untuk duduk bersama bertadarus, membaca kitab suci bersama-sama. Dari mereka memang banyak yang tak mengenal satu sama lain, tetapi berangkat dari kecintaan kepada Alquran mereka duduk tilawah hampir dua jam lamanya sejak tadi pukul 06.00 WIB,” katanya.
Ia menuturkan, pesan yang ingin disampaikan melalui bertadarus di Taman Pancasila tersebut bukan hanya untuk internal umat Islam, tetapi bersamaan momentum perayaan Paskah ingin menunjukkan bahwa Islam itu indah, Islam itu damai atau Rahmatan Lil Alamin.
Ia menyampaikan peserta tadarus ini diundang lewat media sosial. Sejumlah komunitas yang hadir, antara lain komunitas antiriba, komunitas pembaca Alquran Nasida, jamaah yasin tahlil dari Kelurahan Jampiroso, Butuh, Jampirejo, dan Kelurahan Mudal.
“Islam itu rahmatan lil alamin, tidak ada Islam yang dikatakan ekstrem, radikal, garis keras. Kalau itu terjadi berarti bukan Islam yang dicontohkan oleh Rosulullah, padahal kalau umat Islam mau menyontoh siapa lagi kalau bukan Rosulullah,” ungkapnya.
Sebagai wujud nyata, dalam penyelenggaraan “Tadarus on the road” ini pihaknya selain berkoordinasi dengan aparat keamanan juga berkoordinasi dengan pihak penanggung jawab Gereja Santo Petrus dan Paulus yang berada tak jauh dari lokasi tadarus.
“Kegiatan ini digelar di ruang terbuka, selain karena saat ini masih pandemi COVID-19 juga untuk menginspirasi agar umat Islam terbiasa membaca Alquran di mana saja dan kapan saja. Tiada hari tanpa tilawah. Meyakini keberkahan Alquran menjadikan hati, tenang, tentram damai dan bahagia yang kemudian menjadi magnet penarik semua kebaikan termasuk di dalamnya kesehatan dan rezeki, tidak sekadar jadi indah, tetapi juga penuh berkah,” katanya. (riz)