Pengrajin di Magelang Diminta Tingkatkan Kualitas Produk untuk Menyambut Wisatawan Borobudur

Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin didampingi Asisten Pemerintah dan Kesra, Kepala Disperinaker saat membuka Dekranasda Expo Tahun 2021.
DEKRANASDA EXPO. Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin didampingi Asisten Pemerintah dan Kesra, Kepala Disperinaker saat membuka Dekranasda Expo Tahun 2021.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Keberadaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk meningkatkan kehidupan para pelaku bisnis kerajinan, yang sebagian besar masuk dalam Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Banyak faktor yang menjadi daya dorong bagi tumbuhnya industri kreatif kerajinan di Kabupaten Magelang seperti penetapan Candi Borobudur sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN),

Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin mengatakan, kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur akan meningkat. Kemudian adanya media pemasaran digital untuk membuka akses pasar secara langsung serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mencintai dan membeli produk kreatif kerajinan dalam negeri.

“Jadi mohon untuk teman-teman pengrajin untuk terus meningkatkan kreatifitasnya, kualitasnya, dan juga memperbaiki management usahanya, sehingga ketika usaha ini berkembang lebih baik lagi bisa berkompetisi baik ditingkat nasional maupun ditingkat global,” ucap Christanti, dalam acara pembukaan Dekranasda Expo Tahun 2021 di Lapangan Soepardi, Kota Mungkid, Kamis (25/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Christanti juga meminta dukungan kepada Pemerintah Daerah salah satunya dengan penggunaan batik lokal.

“Harapannya ini bisa terus dipelihara, sehingga kita bangga dengan produk lokal. Siapa lagi yang bisa menaikan UMKM kita ini naik kelas kalau bukan kita sendiri. Maka saya mengajak segenap jajaran di Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang dan juga Masyarakat untuk menggunakan produk lokal,” ungkapnya.

Christanti mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Bank Bapas 69 dan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga yang telah nyata melibatkan kerajinan UMKM di Kabupaten Magelang.

“Seperti di Bank Bapas 69 ini setiap ada nasabah yang mencairkan kredit akan memperoleh souvernir berupa batik Kabupaten Magelang. Kemudian Disparpora juga memberikan dukungan berupai gerai-gerai UMKM di objek-objek wisata Kabupaten Magelang, yang sudah berjalan adalah pojok Dekranasda di Ketep Pass, kemudian yang akan diupayakan lagi di TIC Borobudur dengan harapan bisa berkembang di Objek-objek wisata lainnya,” papar Christanti.

Artikel Menarik Lainnya :  Irmansyah dan Chandra Dewi Amankan Podium Satu Bank Jateng Tilik Candi Borobudur Marathon 2021

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Magelang, Sukamtono melaporkan, maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan Dekranasda Expo Tahun 2021 ini adalah untuk memunculkan kreativitas dalam bidang desain busana dan pembuatan video.

“Kemudian untuk mempromosikan potensi daerah, peluang potensi produk kriya, serta memasarkan produk-produk kriya,” jelas Sukamtono.

Dekranasda Expo 2021 kali ini mengangkat tema Kondang Kaloka Kerajinan  Kabupaten Magelang yang bermakna terkenal sesuai dengan maksud tujuan atau perluasan jaringan pemasaran. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya, lomba desain busana batik, lomba desain kain perca tema kasual, lomba video dengan tema kerajinan, dan talk show.(cha)