Pengawasan Inspektorat Pemda Harus Tegas dan Lebih Dini

APEL. Bupati Wonosobo Afif nurhidayat memimpin apel OPD di kantor inspektorat kemarin
APEL. Bupati Wonosobo Afif nurhidayat memimpin apel OPD di kantor inspektorat kemarin

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Inspektorat sebagai pengawas internal pemerintah daerah diminta lebih kuat dan tegas dalam  melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas penyelenggara kegiatan pemerintahan di lingkungan Pemkab Wonosobo.

“Kami minta peran serta inspektorat dalam melakukan pengawasan secara tegas dan harus lebih dini,” ungkap Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat , dalam apel OPD di kantor inspektorat kemarin.

Menurutnya, peran serta yang diberikan kepada pemerintah, sehingga menjadikan ASN di lingkup Pemkab Wonosobo, step by step, tahap demi tahap ada peningkatan performa lebih baik. Tentunya ini merupakan hal penting dan utama bagi jajaran inspektorat yang selama ini terus melakukan pengawasan, pendampingan dan pembinaan.

“Karena siapapun kita, temen-temen semua adalah ASN, yang tentunya harus tampil dengan performa yang terbaik sesuai jalur kedisiplinan,” tandasnya.

Salah satu prestasi Pemkab Wonosobo adalah dengan pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Raihan ini, menurut Bupati merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, dan termasuk bagian terpenting dari kerja sistematik jajaran inspektorat.

“Prestasi WTP yang sudah dicapai Pemkab Wonosobo merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, dan termasuk bagian terpenting dari kerja-kerja sistematik jajaran inspektorat,” ujarnya.

Bupati mengingatkan, dengan capaian prestasi tersebut menjadi sebuah peringatan yang harus dijadikan cambuk dorongan semangat kerja kedepan, sehingga nantinya mampu mencapai prestasi yang benar-benar bersih.

“Capaian ini menjadi warning bagi kita sekalian, kita tidak boleh berbangga hati, tidak boleh merasa puas, namun justru dijadikan cambuk ke depan untuk kita semua, sehingga mendatang betul-betul mampu mencapai tahapan WTP yang benar-benar clean, dan bukan WTP dengan banyak catatan,” katanya

Capaian ini menjadi pilar penting untuk dievaluasi, pilar penting untuk peningkatan, jangan sampai terjebak di lubang yang sama, artinya kalau ke depan dilakukan uji petik lagi terhadap OPD terkait yang temuan sama seperti tahun ini, maka menandakan tidak perubahan, oleh sebab itu inspektorat harus menyiapkan diri menjadi katalisator, fasilitator untuk menyampaikan kepada teman OPD, terkait dengan peringatan dini.

Artikel Menarik Lainnya :  Bank Wonosobo Raih 3 Penghargaan Top BUMD Awards 2021

“Kalau ada sesuatu, ada persoalan, inspektorat harus tahu, sehingga jika telah dilakukan peringatan dini maka harapan segera bisa dilakukan perbaikan, dilakukan perubahan terhadap hal-hal yang berpotensi kemungkinan adanya terjadi penyimpangan, dan dilakukan secara intensif,” pintanya

Pihaknya  tidak ingin ada ASN maupun OPD di lingkungan Pemkab Wonosobo yang tersangkut dengan masalah hukum, di masa kepemimpinan. Pihaknya akan secara maksimal membersamai dan akan selalu menjalin koordinasi dengan pihak terkait.

“Saya tidak ingin satupun ASN, ataupun kelembagaan OPD di era kami, ada yg bermasalah dengan hukum. Kami Afif-Albar akan berusaha semaksimal mungkin dalam kerangka kapasitas kami untuk melakukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait yang senantiasa bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Oleh karena itu, peran serta inspektorat dalam mendampingi teman-teman OPD menjadi sangat penting,” pungkasnya. (gus)