Penerbitkan Izin Tambang di Eks Dusun Ngori Wilayah Merapi Tak Benar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang tak pernah menerbitkan izin tambang di wilayah Merapi lebih tepatnya di eks Dusun Ngori, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang Sarifudin menegaskan, kegiatan pertambangan termasuk pertambangan pasir dan batu di wilayah Merapi Kabupaten Magelang, mendasarkan pada UU No 3/2020 tentang perubahan atas UU No 4/2008 tentang pertambangan minerba dan batu bara (Minerba).

“Perizinan berusahanya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara, salah satu syarat izin usaha pertambangan adalah dokumen dari lingkungan hidup,” ucap Sarifudin, Sabtu (19/6/2021).

Menurut Sarifudin, untuk wilayah Merapi, lokasi yang diperbolehkan untuk kegiatan pertambangan adalah zona lindung 3 maka wajib menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal).

Sesuai PP No 22/2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, kewenangan penilaian AMDAL, kewenangan penerbitan berusaha, dan penilaian AMDAL dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bukan oleh Komisi Penilai AMDAL Kabupaten Magelang.

“Jadi persyaratan izin usaha pertambangan yang masih menjadi kewenangan Pemkab Magelang saat ini adalah hanya surat kesesuaian tata ruang. Sehingga tidak benar kalau ada informasi bahwa Pemkab Magelang menerbitkan izin tambang di wilayah Merapi khususnya di eks Dusun Ngori, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang,” jelas Sarifudin.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  290 Pemain Muda Bersaing Masuk Skuad PPSM Sakti