Penemuan Mayat di Sungai Sempuro Temanggung

EVAKUASI. Tim SAR BPBD Temanggung mengevakuasi mayat di Desa Drimoyo Ngadirejo. (Foto:doks BPBD Temanggung)
EVAKUASI. Tim SAR BPBD Temanggung mengevakuasi mayat di Desa Drimoyo Ngadirejo. (Foto:doks BPBD Temanggung)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Masyarakat di Desa Drimoyo Kecamatan Ngadirejo digegerkan dengan penemuan mayat di Sungai Sempuro desa setempat, Kamis (12/8) sore. Tidak ditemukan bekas luka apapun di tubuh korban.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung Toto Nur Setyanto mengatakan, pertama kali mayat ditemukan oleh Sugeng warga Jlegong Desa Giripurno Kecamatan Ngadirejo, saat akan membetulkan saluran air di mata air Sungai Sempuro.

“Sugeng saat itu melihat jasad korban sudah berada di sungai sempuro,” terangnya.

Melihat jasad tersebut, kemudian sugeng melaporkan temuannya ke perangkat Desa Drimoyo. Oleh perangkat desa laporan itu langsung diteruskan ke Polsek Ngadirejo dan diteruskan ke BPBD Temanggung.

Mendapat laporan tersebut katanya, tim SAR BPBD, Petugas Polsek, Koramil Ngadirejo dan sejumlah relawan dari kecamatan setempat langsung melakukan pengecekan.

“Petugas dari Polsek dan Inafis Polres Temanggung langsung terjun dan memastikan kondisi jasad temuan itu,” jelasnya.

Setelah dipastikan oleh petugas, kemudian tim SAR gabungan mengevakuasi jasad tersebut, yang kemudian diketahui bernama Juwarni (40) alias Slamet warga desa setempat.

“Dari keterangan warga, korban sudah tidak pulang ke rumah dalam waktu beberapa hari terkahir,” katanya.

Setelah dilakukan pengecekan terhadap mayat, kemudian mayat diserahkan kepada kelurga korban untuk dikebumikan.

“Evakuasi mayat sempat mengalami kendala karena lokasinya yang cukup susah. Namun berkat kesigapan dari tim gabungan akhirnya mayat bisa dievakuasi dan akhirnya diserahkan kepada keluarga korban,” tambahnya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  2.500 Siswa Miskin di Temanggung Terima BSM Rp950 Juta