Pemkab Wonosobo Optimis Herd Immunity Bisa Terbentuk di Bulan Depan

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, pimpin acara rakor daring percepatan vaksinasi bersama Camat dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten, Selasa (23/11).
RAKOR. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, pimpin acara rakor daring percepatan vaksinasi bersama Camat dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten, Selasa (23/11).

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemkab Wonosobo mengaku optimis capaian vaksinasi Covid 19 bakal tembus 70 persen di bulan depan. Hal tersebut didasarkan pada kondisi capaian saat ini yang sudah mencapai 54 persen. Diharapkan capian tersebut akan mampu membentuk kekebalan kelompok.

“Saya optimis capaian vaksinasi covid-19 bakal mampu menembus angka 70 % pada bulan Desember mendatang, saat ini status PPKM level 2 sudah terwujud, kita menuju level 1,” ungkap Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, saat arahan pada rakor daring percepatan vaksinasi bersama Camat dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten, Selasa (23/11).

Menurutnya, upaya tersebut merupakan kerja keras semua pihak yang selama ini telah bersinergi secara kolaboratif dalam menyukseskan program vaksinasi covid-19 di Kabupaten Wonosobo sehingga sebelum bulan November ini selesai, sudah mampu mencapai lebih dari 50 % lebih.

“Capai yang berhasil ini sudah jelas kerjasama yang apik dan sinergis dari semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat yang semakin membaik dalam menerima vaksin,” ucapnya.

Afif berharap seluruh pihak kembali menunjukkan keselarasan, kekompakan dan keseriusan dalam upaya mendorong agar vaksinasi covid-19 di Kabupaten Wonosobo bisa mencapai 70 % pada pertengahan Desember, dan tuntas 100 % di awal tahun 2022 mendatang.

“Saya berharap kepada semua pihak, termasuk jajaran aparat TNI dan Polri yang selama ini terlibat aktif membantu proses vaksinasi untuk terus mendorong kesadaran  bagi warga di wilayah masing-masing agar terus berjalan lancar,” lanjutnya.

Kendala-kendala seperti tidak terlayaninya sinyal internet di desa-desa tertentu diharapkan Afif segera diupayakan solusi agar program vaksinasi bisa digelar di desa dan memudahkan warga.

“Fasilitasi internet yang di beberapa desa di wilayah yang susah sinyal, bisa dikomunikasikan dengan Dinas Kominfo Kabupaten agar dibantu pemenuhannya,” pintanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Sejumlah Desa Wisata di Purworejo Mulai Bergeliat, Bangun dari “Tidur Panjang” Akibat Pandemi

Terkait pertanyaan sejumlah perangkat desa, terkait kurangnya informasi data cakupan vaksinasi bagi warganya, sehingga kesulitan untuk mengetahui jumlah warga yang belum divaksin, Afif meminta agar hal itu dikomunikasikan dengan perangkat di lingkup terkecil seperti kadus, ketua RW dan ketua RT agar secepatnya data akurat bisa diperoleh.

“Bisa secara manual mendata per warga di masing-masing RT sehingga diketahui siapa dan berapa yang belum menerima vaksin dan segera diusulkan,” terangnya.

Ditegaskan mantan ketua DPRD Wonosobo itu, dirinya  siap membantu dengan Surat Edaran Bupati agar warga di seluruh Desa/Kelurahan di Wonosobo bersedia suntik vaksin COVID-19 agar segera terwujud kekebalan kelompok dan menuntaskan pandemi yang telah melemahkan hampir seluruh sendi kehidupan tersebut.

“Kalau memang diperlukan, nanti kami siapkan surat Edaran Bupati untuk menegaskan adanya persyaratan bagi para penerima bantuan sosial harus sudah suntik vaksin COVID-19, agar bisa mengakselerasi cakupan vaksinasi,” tegas Afif.

Segenap elemen dan unsur masyarakat seperti TKSK, PKH maupun kader-kader pendamping desa, menurut Afif juga harus terlibat aktif dalam upaya mendorong warga masyarakat untuk bersedia menjalani vaksinasi, sehingga dosis vaksin yang telah tersedia lebih cepat terserap dan mendorong pemerintah pusat lebih cepat lagi mendistribusikan vaksin di Kabupaten Wonosobo. (gus)