Pemkab Temanggung Terus Genjot Vaksinasi Meski di Bulan Ramadan

VAKSINASI. Petugas kesehatan terus melakukan vaksinasi anak. (Foto:setyo wuwuh/temanggung Ekspres)
VAKSINASI. Petugas kesehatan terus melakukan vaksinasi anak. (Foto:setyo wuwuh/temanggung Ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Temanggung akan terus menggenjot vaksinasi Covid-19, meskipun saat umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan, vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu upaya meningkatkan herd imunity di masyarakat, sehingga saat menjalankan ibadah puasa bisa lebih tenang.

Selain itu katanya, saat ini aktivitas masyarakat di Kabupaten Temanggung sangat tinggi, menjelang Ramadan berbagai tradisi dilakukan masyarakat, seperti tradisi nyadran, khataman dan lainnya.

“Kegiatan seperti ini sudah menjadi tradisi masyarakat secara turun temurun dilakukan, masyarakat harus waspada tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan,” pesan Wabup.

Memang dijelaskan Wabup, saat ini capaian vaksinasi di Temanggung sudah cukup tinggi, catatan Dinas Kesehatan kabupaten setempat telah mencapai 91,32 persen secara keseluruhan dan khusus anak-anak 97,58 persen.

“Masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat terutama dalam memakai masker. Jangan abai, penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan bahkan diperketat, agar tidak terpapar virus corona,” katanya.

Ia menyampaikan, Covid-19 di Temanggung cukup stabil dengan angka kasus yang terus menurun, demikian juga tingkat hunian di rumah sakit.

Wabup meminta agar seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terlebih di tengah memuncaknya aktivitas mereka menjelang datangnya bulan suci Ramadan, yang banyak digelar acara tradisi.

“Pusat perekonomian seperti pasar juga meningkat aktivitasnya sehingga harus waspada adanya paparan virus korona,” kata dia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Dwi Sukarmei mengatakan cakupan vaksinasi untuk suntikan pertama 91,32 persen atau 570.160 orang, suntikan kedua 82,68 persen atau 516.220 orang dan booster 7,29 persen atau 45.517 orang. Dengan Total suntikan vaksin 1.131.897 atau 90,65 persen.

Sedangkan untuk anak-anak yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 68.557 atau 97.58 persen, dan untuk suntikan kedua sebanyak 59.662 orang atau 84.87 persen. (set)