Pemkab Temanggung Tekan Kasus agar Covid-19 Tak Naik

VAKSIN. Petugas kesehatan sedang melakukan vaksinasi kepada penyandang disabilitas mental di Balai Besar Kartini Temanggung.(Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
VAKSIN. Petugas kesehatan sedang melakukan vaksinasi kepada penyandang disabilitas mental di Balai Besar Kartini Temanggung.(Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Temanggung berupaya keras untuk menekan kasus Covid-19, dengan harapan leveling Covid-19 tidak terus naik.

Sebab kata Bupati Temanggung M Al Khadziq, jika angka kasus Covid-19 naik, maka akan berimbas pada naiknya leveling Covid-19. Jika leveling Covid-19 naik maka akan ada aturan sesuai dengan level kenaikan angka Covid-19.

Jika sudah menyentuh level 4, maka akan ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pembatasan tersebut, diantaranya pasar hanya boleh buka 50 persen dan pertemuan-pertemuan publik tidak diperbolehkandiperbolehkan dan sejumlah aturan lainnya.

“Dengan tidak mencapai angka 1000 orang terkonfirmasi, otomatis aktifitas dan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan leveling Covid di Kabupaten Temanggung menurun,”terang Bupati kemarin.

Saat ini, Kabupaten Temanggung berada di level 2, ketika kabupaten tetangga sudah level 3, Kabupaten Temanggung berada pada level 1 dan sekarang sudah level 2, dikuatirkan apabila angka konfirmasi positif terus bertambah, minggu depan akan dapat naik level 3.

Oleh karena itu kata Bupati, saat ini Dinas Kesehatan terus berupaya untuk menekan angka kenaikan covid-19 dengan berbagai langkah, salah satunya dengan semakin mengencarkan vaksinasi covid-19, selain itu sosialisasi disiplin protokol kesehatan juga terus dilakukan.

“Atas berbagai kerjasama dan partisipasi masyarakat dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Temanggung, saat ini Kabupaten Temanggung tercatat rangking tujuh dalam hal vaksinasi se-Provinsi Jawa Tengah. Pencapaian vaksinasi dosis satu sudah tercapai 90,27 persen, dosis dua 78,47 persen, lansia dosis satu 69.5 persen, dosis dua 59.34 persen, sedangkan untuk vaksinasi anak sudah melebihi target dari yang ditentukan yaitu dosis satu sudah 92, 02, dan dosis dua 58.92 persen,”kata Bupati.

Di Kabupaten Temanggung, saat ini tercatat kasus konfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 796 orang, kasusnya meningkat beberapa hari terakhir, yaitu 400 kasus, naik ke 600 dan sekarang sudah hampir 800 kasus.

“Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, beserta masyarakat sedang bekerja keras menekan agar angka ini tidak menyentuh sampai 1000 orang, karena jika sampai menyentuh angka tersebut, maka otomatis leveling juga akan naik,” imbuhnya.

Bupati menambahkan, peran serta masyarakat dalam menekan angka kasus Covid-19 sangat tinggi, disiplin protokol kesehatan menjadi wajib bagi masyarakat, apalagi jika sedang beraktivitas di luar rumah.

“Masyarakat harus berperan aktif dalam upaya penekanan angka Covid-19, disiplin prokes menjadi salah satu cara dan kunci untuk mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah dan masyarakat Temanggung bisa menekan angka ini agar tidak parah lagi, kebanyakan kasus positif di Temanggung saat ini hanya bergejala ringan, seperti batuk-batuk, radang tenggorokan, tidak sampai sesak nafas, flu hanya berlangsung lima hari, setelah itu gejalanya menurun dan sembuh,”tandasnya.(set)