KOTA – Pemkot Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun ini kembali melanjutkan pembangunan ‘frontage road’ atau jalur lambat dari interchange jalan tol Pemalang-Batang ke jalur pantura Kota Pekalongan (exit tol).

Kepala Bidang Bina Marga pada DPUPR Kota Pekalongan, Bambang Sugiarto, kegiatan fisik pembangunan jalur lambat ini saat ini mulai dikerjakan. Pembangunannya dimulai dari Jalan Dr Sutomo ke selatan sepanjang 1.050 meter.

“Melanjutkan pembangunan jalur lambat tahun kemarin mulai dari sisi selatan sampai simpang Ampera, tahun ini kami mulai lanjutkan lagi dari Jalan Dr. Sutomo ke selatan sejauh 1050 meter. Saat ini tahap pengerjaannya sudah mulai kami kerjakan dengan penggalian pondasi dan minggu depan sudah mulai pengerukan untuk bisa dilanjutkan struktur atasnya,” terang Bambang, kemarin (22/7).

Bambang menjelaskan, sesuai kontrak tahap pembangunan ini akan selesai pada tanggal 20 Desember 2019 dengan pagu anggaran sebesar Rp12,7 miliar. Disamping membangun jalur lambat sisi utara, lanjut Bambang, DPUPR juga akan memperbaiki simpang yang berada di Jalan Ir Sutami.

“Jadi, median di tengah akan kami bongkar dan InshaAllah di perubahan anggaran nanti dari Dinas Perhubungan akan memasang lampu traffic lights sehingga arus lalu lintas baik dari utara ke selatan maupun selatan ke utara dan barat ke timur atau sebaliknya sudah memakai lampu lalu lintas agar keamanan pengguna jalan lebih terjamin,” imbuh Bambang.

Bambang mengungkapkan atas kesepakatan antara Lemkot Pekalongan dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, dimana Kementerian PUPR berwenang untuk membuat jalur main road (jalur utamanya) yang menghubungkan interchange jalan tol ke jalur Pantura Kota Pekalongan. Sedangkan, Pemkota Pekalongan diwajibkan untuk membuat jalur lambat secara bertahap.

Artikel Menarik Lainnya :  Dua Putri Buruh Emping Bisa Lulus S1 dan S2 Cumlaude, Ini Kisahnya...

“Tahun kemarin kita sudah mulai dari selatan, tahun ini dari sisi utara secara bertahap. Kami memang fokus memperbaiki simpang-simpang itu dulu seperti di Ampera sudah diperbaiki dan terdapat lampu lalu lintas, nanti berlanjut di Sutami, sementara dari Dishub akan memasang lalu lintas di jalur tersebut,” pungkas Bambang. (way)