Pelonggaran PPKM Level 4, Waktu Dine In Jadi 30 Menit

DINE IN. Waktu dine in di PKL Tuin Van Java Alun-alun Kota Magelang ditambah, sampai dengan 30 menit pada Level 4 kali ini dari sebelumnya yang maksimal hanya 20 menit. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
DINE IN. Waktu dine in di PKL Tuin Van Java Alun-alun Kota Magelang ditambah, sampai dengan 30 menit pada Level 4 kali ini dari sebelumnya yang maksimal hanya 20 menit. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang kembali diperpanjang di Kota Magelang hingga 6 September mendatang terdapat beberapa pelonggaran. Hal itu tertuang dalam Instruksi Walikota (Inwal) Magelang No 7 Tahun 2021 tentang PPKM level 4.

Pertama adalah rencana pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM). Meski menerapkan level 4, namun sekolah-sekolah diperbolehkan melakukan kegiatan persiapan teknis atau simulasi Asesmen Nasional sampai dengan 2 September 2021.

Pelonggaran juga diberikan untuk kegiatan makan atau minum di tempat umum seperti di warung makan, pedagang kaki lima (PKL), lapak jajanan, dan sejenisnya. Kini, ada tambahan waktu makan di tempat dari semula 20 menit menjadi 30 menit. Perpanjangan juga berlaku untuk jam operasional sampai dengan pukul 21.00 WIB dari sebelumnya hanya sampai pukul 20.00 WIB.

Selanjutnya, untuk supermarket, pasar tradisional, warung kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari juga diperpanjang operasionalnya hingga pukul 21.00. Namun untuk kapasitas pengunjung masih dibatasi maksimal 50 persen.

Sementara kafe dan restoran di dalam ruangan hanya boleh memfasilitasi take away (dibungkus). Sedangkan, kafe dan restoran di luar ruangan, selain diperbolehkan dine in, jam operasionalnya juga ditambah sampai pukul 20.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Untuk kegiatan pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk pegawai toko yang melayani penjualan online dengan maksimal tiga orang setiap toko, restoran, supermarket, dan swalayan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Joko Budiyono.

Pelonggaran juga diberikan untuk kunjungan tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan kelenteng dan tempat ibadah lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah. Pada PPKM level 4 sebelumnya, tempat ibadah dibuka dengan pembatasan kunjungan 25 persen atau maksimal 20 orang. PPKM level 4 saat ini memberikan kelonggaran kapasitas kunjungan maksimal 50 persen atau 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan.

Artikel Menarik Lainnya :  Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga Tempuran di Lalap Api

“Akan tetapi untuk fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat pariwisata, dan tempat hiburan masih ditutup sementara,” tegasnya.

Demikian halnya dengan acara kesenian dan budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan termasuk resepsi pernikahan yang dapat menimbulkan kerumunan, lanjut Joko, masih dilarang digelar.

“Kegiatan yang dapat memicu kerumunan ditunda dulu, atau bisa lewat virtual, sampai ada perubahan keputusan nantinya,” imbuhnya. (wid)