Pekerja Terdampak Pandemi Diajak Tetap Produktif, Polres Purworejo dan P3MI Luncurkan Program Padat Karya

TEBAR. Kapolres Purworejo bersama pengurus P3MI, KSPSI dan dinas terkait menebar bibit ikan lele untuk program padat karya di kolam belakang sekretariat P3MI Purworejo

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Polres Purworejo memberikan motivasi dan dukungan kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Purworejo yang terdampak pandemi Covid-19 dapat tetap produktif meski gagal berangkat ke negara tujuan. Dukungan itu antara lain diwujudkan dalam bentuk Program Padat Karya Polres Purworejo Peduli Pekerja Budidaya Lele untuk Pekerja Terdampak Covid-19.

Padat Karya dilaksanakan bersama dengan Asosiasi Perusahaan Penempatan PMI (P3MI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Purworejo dengan membuka sejumlah kolam lele di lahan belakang sekretariat P3MI yang juga kantor PT Jafa Indo Corpora, Kelurahan Kledung Kradenan Kecamatan Banyuurip. Peluncuran program secara simbolis ditandai dengan penebaran 8.000 bibit ikan lele oleh Kapolres Purworejo AKB Rizal Marito SIK SH MSi, Rabu (12/8). Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinakertrans) Gathot Suprapto SH, Ketua DPC KSPSI Teguh Supriyanto, serta Ketua P3MI yang juga Direktur PT Jafa Indo Corpora, Sunarna.

Kapolres menyebut, padat karya menjadi program Polda Jateng sebagai salah satu upaya membangkitkan kembali semangat masyarakat, khususnya pekerja terdampak pandemi, agar tetap produkktif. Sasaran program tidak hanya sektor perikanan, melainkan juga pertanian dan peternakan.

“Pekerja migran menjadi sasaran program ini karena adanya komunikasi antara Intelkam Polres dengan P3MI dan KSPSI. Ini menjadi upaya kita agar masyarakat bisa survive (bertahan, red) sehingga tidak terjadi permasalahan ketahanan pangan akibat pandemi,” sebutnya.

Tidak hanya menggandeng P3MI dan KSPSI, Polres Purworejo juga menggandeng elemen masyarakat lain. Beberapa yang sudah berjalan yakni budidaya udang di wilayah Kecamatan Grabag dan penanaman pohon pisang di wilayah Kecamatan Gebang.

“Kita akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat melalui berbabagi program,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Menambah Referensi Wisata Kuliner Pinggir Kali, Bupati Purworejo Resmikan Satria Bogowonto

Baca Juga
Ratusan Nasabah Bank Purworejo Terima Relaksasi Kredit

Kepala Dinakertrans Gathot Suprapto mengapresiasi adnya program padat karya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi.

“Pemerintah, mulai pusat hingga kabupaten sudah ada JPS dan JPE. Kami berharap program ini bekerlanjutan dan kami siap memberikan dukungan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam rangka peningkatan perceptan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Sunarna menyebut cukup banya PMI asal Kabupaten Purworejo yang gagal berangkat akibat pendemi. Tidak hanya pekerja, perusahaan pun turut terdampak.

“Sementara ada dua kolam dan akan kita tambah. Hasilnya nanti untuk keksejahteraan karyawan yang megelola serta sebagian ada yang masuk asosiasi,” sebutnya. (top)