Patroli Bersama Kapolres dan Dandim Wonosobo Bagikan Sembako

PATROLI. Jajaran Polres dan Kodim 0707/Wonosobo menggelar patroli malam berskala besar di jalur utama pusat Kota Wonosobo sembari membawa sembako.
PATROLI. Jajaran Polres dan Kodim 0707/Wonosobo menggelar patroli malam berskala besar di jalur utama pusat Kota Wonosobo sembari membawa sembako.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Jajaran Polres dan Kodim 0707/Wonosobo menggelar patroli malam berskala besar di jalur utama pusat Kota Wonosobo. Patroli tersebut untuk memastikan warga atau pedagang mematuhi ketentuan dalam PPKM Level IV, sebagai lanjutan PPKM Darurat.

“Patroli gabungan TNI dan Polri ini untuk memastikan warga atau pedagang, pelaku usaha untuk tetap mematuhi aturan PPKM level IV, serta  menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Wonosobo agar tetap aman dan kondusif” ungkap Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi.

Patroli berskala besar ini, diawali apel malam bersama melibatkan personel TNI/Polri, Satpol PP dan Disperkimhub setempat. Dalam patroli tersebut, Kapolres dan Dandim membagikan beras dan paket sembako kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL), di kawasan Taman Plaza dan Jalan A Yani di sekitar depan Pasar Induk Wonosobo.

Menurutnya, penyebaran covid 19 masih berlangsung, bahkan lebih massif dan lebih cepat dibandingkan gelombang pertama. Terkait hal itu maka seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

”Kami tidak melarang kegiatan di sektor ekonomi, silakan tetap berdagang, tapi harus tetap mematuhi jam malam, gunakan protokol kesehatan secara ketat. Jika sudah sampai batas waktu habis ya ditutup,” pintanya.

Sedangkan untuk penyerahan beras dan paket sembako merupakan kegiatan bantuan sosial dari TNI/Polri terhadap warga yang terkena dampak PPKM Darurat. Hal ini sebagai bukti bahwa negara hadir ditengah masyarakat yang masih dalam situasi terbatas.

”Beras yang diberikan kepada warga yang membutuhkan sebanyak 16 ton. Beras itu bersumber dari Kementerian Marvest 6 ton, Kemensetneg 5 ton dan Kapolri 5 ton. Ada pun bantuan sembako mencapai lebih dari 500 paket,” bebernya.

Artikel Menarik Lainnya :  Diskon Pajak Mobil Baru Diperpanjang hingga Desember 2021, Ini Ketentuannya

Sementara itu, Dandim 0707 Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat berharap, para PKL dan warga yang lain, tetap mematuhi kebijakan yang tercantum dalam PPKM Level IV. Hal itu sebagai upaya mencegah penularan dan penyebaran virus corona.

”Virus corona varian baru lebih berbahaya. Sebab lebih cepat dan gampang menular. Karena itu, siapa pun harus lebih waspada dan hati-hati. Jangan sampai berkerumun dan membuat keramaian. Prokes covid-19 harus tetap dijaga dan dipatuhi,” tegasnya.

Saat ini, lanjut dia, sudah masuk dalam masa PPKM Level IV. Mobilitas dan aktivitas warga masih dibatasi. Jika sudah masuk PPKM Level III, baru ada pelonggaran. Karena itu, pihaknya mengajak warga sadar diri, bahwa virus corona itu bisa sirna karena peran warga itu sendiri.

“Untuk mencegah penyebaran virus corona, membutuhkan kerja sama dan kedisiplinan semula elemen masyarakat. Masyarakat bisa juga bisa ikut serta dan berperan aktif bersama seluruh elemen mencegah penyebaran Covid-19, sehingga Wonosobo bisa kembali masuk level 1. Dan masyarakat bisa beraktifitas seperti sedia kala,” pungkasnya. (gus)