Pasokan Melimpah, Harga Telur Ayam Mulai Turun

Pasokan Melimpah, Harga Telur Ayam Mulai Turun
Salah seorang pedagang sembako dan sayur-mayur di Pasar Kliwon Rejo Amartani Temanggung tengah melayani pembeli, Jumat (2/9/2022). Foto: rizal ifan chanaris.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Setelah sempat menyentuh kisaran harga cukup tinggi di angka Rp32.000 per kilogram, dalam kurun waktu lima hari terakhir harga komoditas telur ayam negeri di pasaran terus mengalami penurunan. Saat ini telur ayam dibanderol Rp28.000 per kilogramnya.

Menurut para pedagang, penurunan harga telur ayam disebabkan oleh faktor semakin melimpahnya pasokan barang di pasaran.

“Kemarin harga telur sampai Rp32.000 per kilogram. Tapi lima hari terakhir terus turun dari Rp 29.000, per hari ini turun lagi menjadi Rp l28.000 per kilogram. Kalau setahu saya harga sempat naik karena permintaannya yang sangat tinggi sehingga pasokannya menipis,” jelas Ahmad Sugiyarto (59), salah seorang pedagang sembako dan sayuran di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, Jumat (2/9/2022).

Penurunan harga tajam juga terlihat dari komoditas bawang merah yang sebelumnya sempat berada di angka Rp 70.000 per kilogram, kini terus turun hingga di angka Rp 26.000 saja per kilogramnya.

Berbeda dengan telur ayam dan bawang merah, harga berbagai jenis cabai justru mengalami lonjakan cukup signifikan dalam tiga hari terakhir.

Menurutnya, cabai merah keriting yang semula dijual Rp 45.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 60.000 per kilogram. Cabai rawit sret merah dari Rp 30.000 kini naik menjadi Rp 50.000 per kilogram. Dan cabai teropong merah dari Rp 60.000 sampai Rp 65.000 per kilogram, saat ini dipatok Rp 65.000 sampai Rp 70.000 per kilogramnya.

Kenaikan serupa juga terlihat dari komoditas kacang tanah kupas kering yang melambung dari sebelumnya hanya Rp 25.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp 29.000 per kilogramnya.

“Jenis cabai dan kacang tanah naik karena memang para petani belum memasuki periode panen raya sehingga stok di pasaran juga terbatas,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa komoditas kebutuhan pokok lain sampai saat ini terpantau dalam kondisi stabil. Seperti bawang putih yang berada di kisaran Rp 21.000 sampai Rp 27.000 per kilogram tergantung jenisnya, minyak goreng curah dan subsidi stabil di angka Rp 14.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek Rp 17.500 per liter, tepung terigu Rp 12.500 per kilogram, gula pasir Rp 13.500 per kilogram, dan beras di rentang harga Rp 8.500 sampai Rp 11.000 per kilogram tergantung kualitas dan jenisnya.

“Yang lain masih stabil Mas,” pungkasnya. (riz)