Pasien Positif di Kabupaten Magelang Tambah Empat, Tiga Sembuh

Pasien Positif di Kabupaten Magelang Tambah Empat, Tiga Sembuh
Pasien Positif di Kabupaten Magelang Tambah Empat, Tiga Sembuh

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Magelang, bertambah empat orang, Ahad (9/8/2020). Dua pasien berasal dari Kecamatan Mertoyudan. Adapun pasien dari Kecamatan Pakis dan Salaman masing-masing satu orang.

Meskipun demikian, pada hari yang sama terdapat tiga pasien positif yang dinyatakan sembuh. Seorang berasal dari Kecamatan Pakis dan dua pasien dari Kecamatan Salaman.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan, tambahan empat pasien positif ini, terdiri dari perempuan usia 60 tahun dari Kecamatan Pakis. Dirinya tertular dari anaknya yang sebelumnya telah dinyatakan positif.

Kemudian laki-laki usia 16 tahun, dari Kecamatan Mertoyudan. Sebelumnya dirinya juga kontak erat dengan pasien positif. Ketiga, seorang perempuan usia 18 tahun dari Kecamatan Salaman, namun belum diketahui riwayat tertularnya. Terakhir, seorang laki-laki usia 80 tahun, warga Mertoyudan. Sebelumnya, diketahui melakukan perjalanan dari Jakarta.

“Dengan tambahan empat positif dan tiga sembuh itu, jumlah akumulasinya menjadi 196 orang. Rinciannya, 30 dirawat dan sebagian menjalani isolasi mandiri, 160 sembuh dan enam meninggal,” ucap Nanda.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kemarin ada tambahan dua orang. Yang berasal dari Kecamatan Kajoran dan Mungkid. Namun demikian, pada hari yang sama terdapat dua PDP sembuh, yang berasal dari Kecamatan Secang dan Salam.

“Minggu (9/8/2020), juga ada satu PDP alih status meninggal. Yang merupakan warga Kecamatan Mungkid. Dengan tambahan dua baru dan dua sembuh serta satu meninggal itu, jumlah akumulasinya menjadi 386 orang. Rinciannya, 20 dirawat, 322 sembuh dan 44 meninggal. Sedang untuk orang dalam pemantauan (ODP), masih tetap 17 orang,” papar Nanda.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Tempati Pasar Kaliangkrik yang Baru, Ratusan Pedagang Gelar Mujahadah